Sumsel

Kontroversi Peningkatan Suara PSI, Pengamat Curigai Adanya Manipulasi

Deni Hermawan | 3 Maret 2024, 18:30 WIB
Kontroversi Peningkatan Suara PSI, Pengamat Curigai Adanya Manipulasi

AKURAT.CO SUMSEL Menurut rekapitulasi sementara KPU, peningkatan suara Partai Soloidaritas Indonesia (PSI) dinilai adanya operasi diam-diam.

Pengamat politik dari Badan Penelitian dan Inovasi Nasional (BRIN), Lili Romli mempertanyakan peningkatan perolehan suara PSI.

“Meskipun PSI belum memiliki 100% suara nasional, perbedaan suara antara penghitungan cepat dan penghitungan sebenarnya sangat besar. Ini Ada banyak pertanyaan tentang apa yang sebenarnya terjadi,” ujarnya dilansir dari Akurat.co, Minggu (3/3/2024).

Lili Romli menilai bahwa peningkatan perolehan suara secara tiba-tiba ini bukan lagi sesuatu yang aneh, melainkan ada pihak terentu yang secara diam-diam berusaha mendorong PSI ke parlemen.

Baca Juga: Saksi Berperan Penting di Rekapitulasi Suara, Ini Tanggapan Dari KPU dan Bawaslu Sumsel

“Ini tidak hanya anomali, mungkin ada tangan yang tidak terlihat yang bekerja,” katanya.

Lili Romli berpendapat bahwa KPU harus segera menyelidiki hal itu karena menimbulkan kecurigaan bagi banyak orang.

“Untuk menyelidiki kecurigaan tersebut, KPU harus memberikan penjelasan yang jelas tentang peningkatan suara tersebut,” tutupnya.

Menurut data Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) KPU hingga pukul 11.00 WIB hari ini, perolehan suara PSI mencapai 2,403.086, atau 3,13 persen. (Kurnia)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
H
Editor
Hermanto