Sumsel

Jokowi Minta Polri Transparan dalam Kasus Vina Cirebon, Tidak Ada yang Ditutupi

Deni Hermawan | 30 Mei 2024, 17:02 WIB
Jokowi Minta Polri Transparan dalam Kasus Vina Cirebon, Tidak Ada yang Ditutupi

AKURAT.CO SUMSEL Kasus Vina Cirebon yang saat ini tengah heboh dibicarakan banyak masyarakat masih belum menemukan titik terang dan membuat orang nomor 1 di Indonesia angkat bicara.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara soal kasus tersebut, dalam sela-sela kunjungannya di Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumsel.

Jokowi mengatakan bahwa tidak ada yang harus ditutupi dari kasus itu.

"Itu tanyakan ke Kapolri, saya sudah sampaikan bahwa kasus itu harus dibuka tidak ada yang perlu ditutupi (Jika ada)," kata Jokowi, Kamis (30/5/2024).

Perlu diketahui, Mabes Polri menyatakan bahwa dalam kasus Vina Cirebon, Andi dan Dani dihapus dari Daftar Pencarian Orang (DPO) karena alat bukti yang mengarah ke mereka tidak cukup.

Baca Juga: KPU Sumsel Identifikasi Tiga Tahap Rawan Gangguan Keamanan dalam Pilkada 2024

"Saat kasus disampaikan oleh Dirkrimum Polda Jabar, jumlah DPO sebelumnya menjadi satu. Karena sumber bukti yang mengarah kepada dua orang ini belum cukup, bahkan beberapa keterangan saksi yang diberikan adalah palsu, nama palsu," kata diKadiv Humas Polri, Irjen Sandi Nugroho, di Mabes Polri, Kamis (30/5/2024).

Namun, kasus ini dapat menjadi jelas jika ada bukti dan saksi lain di masa depan. Polisi akan senang menerimanya.

"Oleh karena itu, jika ada bukti, keterangan, atau informasi tambahan yang dapat membuat situasi ini lebih jelas. Kami sangat berterima kasih dan sangat terbuka," tutupnya. (Kurnia)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
H
Editor
Hermanto