Progres Dinilai Belum Maksimal, Kontraktor Jembatan Lalan Diberi Tenggat Tiga Hari

AKURAT.CO SUMSEL Pemprov Sumsel memberikan tenggat waktu tiga hari kepada kontraktor pelaksana perbaikan Jembatan P6 Lalan untuk menunjukkan keseriusannya menyelesaikan proyek tersebut.
Langkah ini diambil menyusul masih adanya keraguan masyarakat terhadap progres pekerjaan di lapangan.
Tenggat tersebut diberikan setelah Pemprov Sumsel melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek.
Sebelumnya, pemerintah berencana membuka kembali alur Sungai Lalan untuk aktivitas angkutan batu bara setelah pendanaan perbaikan jembatan dinyatakan siap. Namun, hasil peninjauan menunjukkan progres pembangunan belum sesuai harapan.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sumsel, Apriyadi, mengatakan peninjauan dilakukan atas perintah langsung Gubernur Sumsel bersama Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), kontraktor, Asosiasi Pengguna Alur Sungai Lalan (AP6L), serta pihak terkait lainnya.
“Kami sudah turun langsung melihat kondisi jembatan. Progres memang berjalan, tetapi belum maksimal. Pekerjaan ini sangat bergantung pada kondisi air karena merupakan bangunan bawah. Siang hari air pasang, sehingga pekerjaan lebih optimal dilakukan malam hari,” ujar Apriyadi di Griya Agung, Rabu (14/1/2026).
Baca Juga: Setoran Rp35 Miliar Masuk, Pemprov Sumsel Buka Kembali Alur Sungai Lalan untuk Angkutan Batu Bara
Apriyadi menegaskan pemerintah ingin memastikan kepada masyarakat Lalan bahwa proyek perbaikan Jembatan P6 benar-benar berjalan dan tidak sekadar janji. Ia juga memastikan pendanaan proyek senilai Rp 35 miliar telah tersedia dan disimpan di rekening Bank Sumsel Babel.
“Dananya sudah ada, pekerjaan sudah dimulai. Target kita, insyaallah, tujuh bulan pembangunan kembali Jembatan Lalan bisa diselesaikan,” katanya.
Meski demikian, masyarakat masih meminta bukti konkret atas komitmen kontraktor. Dalam pertemuan terakhir, warga menuntut adanya penambahan tenaga kerja, material, serta alat berat di lokasi proyek.
Menanggapi hal tersebut, pihak kontraktor meminta waktu tiga hari untuk melakukan mobilisasi.
“Tiga hari ke depan akan kita lihat perkembangannya. Akan ada pertemuan lanjutan antara pihak kecamatan, HP6L, kontraktor, dan masyarakat untuk mengevaluasi hasilnya,” jelas Apriyadi.
Ia menambahkan, pemerintah pada prinsipnya telah menyatakan jembatan dapat dilalui, namun tetap menghormati aspirasi masyarakat agar tidak terkesan memaksakan kebijakan.
Menurut Apriyadi, masyarakat sebenarnya mengapresiasi komitmen Gubernur Sumsel dalam menyelesaikan persoalan Jembatan Lalan.
Namun, keraguan masih tertuju pada kesiapan kontraktor di lapangan, khususnya terkait jumlah pekerja dan ketersediaan alat berat yang dinilai belum optimal.
Saat ini, progres pengerjaan rangka baja jembatan baru mencapai sekitar 30 persen, sementara 70 persen lainnya masih dalam proses. Rangka baja tersebut baru dapat dipasang setelah pekerjaan bangunan bawah selesai sepenuhnya.
Kontraktor juga menjelaskan bahwa pemasangan rangka baja dengan bentang 140 meter membutuhkan kondisi jembatan yang benar-benar steril selama kurang lebih satu bulan.
Penutupan sementara tersebut disebut bukan karena kendala kemampuan kerja, melainkan untuk menjamin keselamatan dan kualitas hasil pembangunan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
- 4PKH Tahap 3 Cair Agustus 2026, Cek Penerima Cukup Pakai NIK KTP
- 5Jadwal Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Plaza 7 Ulu Palembang
- 6Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 15 Agustus 2026
- 7Balasan Menohok Iran Usai Trump Nyatakan Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Milik AS
- 8Video Pengeroyokan Pelajar Beredar, Polisi Cek TKP di Demang Lebar Daun Palembang
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun









