Sumsel

Profil Riza Chalid dan Fakta-Fakta Dugaan Kasus Korupsi Pertamina yang Menyeret Nama Anaknya

St Shofia Munawaroh | 26 Februari 2025, 09:58 WIB
Profil Riza Chalid dan Fakta-Fakta Dugaan Kasus Korupsi Pertamina yang Menyeret Nama Anaknya

 

AKURAT. CO SUMSEL - Nama Riza Chalid sedang ramai diperbincangkan bahkan mendapat 50 ribu pencarian di Google Trend.

Namanya terus diperbincangkan sejak anaknya, Muhammad Kerry Adrianto Riza (MKAR) resmi ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi.

Baca Juga: Jadwal Puasa Ramadhan 2025 Versi Pemerintah, NU dan Muhammadiyah

Muhammad Kerry menjadi satu dari tujuh tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang mentah PT Pertamina, sub-holding dan kontraktor kerja sama periode 2018-2023.

Lalu seperti apa kehidupan Riza Chalid hingga namanya bisa dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi ini ? 

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sumsel Rabu 26 Februari 2025, BMKG Sebut Masih Didominasi Hujan

Saudagar minyak

Riza Chalid telah dikenal sebagai pengusaha minyak sejak lama.

Ia bahkan mendapat julukan The Gasoline Godfather karena dianggap mendominasi bisnis impor minyak via Petral. 

Baca Juga: Prima Salam: Jika Tidak Sefrekuensi, Tidak Usah Ditegur Lagi. Silakan tulis surat!

Selain bergerak di bidang impor minyak, Riza Chalid juga memiliki bisnis di bidang lainnya, seperti ritel mode dan kebun sawit. 

Rumahnya digeledah Kejagung

Pada Selasa 25 Februari 2025, rumah Riza Chalid digeledah pihak Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait dugaan kasus korupsi PT Pertamina yang menyeret nama anaknya, Muhammad Kerry Adrianto.

Hal ini disampaikan Direktur Penyidikan Jampidsus Abdul Qohar saat jumpa pers di Kantor Kejagung Jakata Selatan, Selasa (25/2). 

Baca Juga: Pendapatan Negara di Sumsel Tembus Rp1,19 Triliun pada Januari 2025, Tumbuh 42,52%

Kronologi kasus dugaan korupsi Pertamina

Menurut penjelasan Dirdik Jampidsus Kejagung, Abdul Qohar, kasus ini bermula pada periode 2018-2023.

Di mana Pemerintah saat itu mencanangkan agar pemenuhan minyak wajib dari dalam negeri.

Baca Juga: Pemprov Sumsel Tetapkan Jam Kerja Baru Selama Ramadhan, ASN Wajib Simak!

PT Pertamina pun diwajibkan mencari pasokan minyak bumi dari kontraktor dalam negeri.

Namun, dalam kasus ini para tersangka diduga malah membeli pertalite untuk dioplos menjadi Pertamax.

Hasil oplosan itu kemudian dijual dengan harga Pertamax dan menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 193,7 miliar. 

Baca Juga: Pemprov Sumsel Pastikan Stok Pangan Aman hingga Lebaran, Warga Diminta Tidak Panic Buying

Peran anak Riza Chalid

Berdasarkan hasil penyidikan Kejagung, Muhammad Kerry Adrianto Riza (MKAR), anak dari Riza Chalid sekaligus Beneficial Owner PT Navigator Khatulistiwa adalah broker pemenang tender pengadaan impor minyak mentah.

Baca Juga: Tersangka Begal Taksi Onlie di Palembang Ditangkap, Pelaku Berdalih Kepepet Setelah Uang Belanja Istri Terpakai

MKAR bersama dua tersangka lainnya dari pihak swasta diduga telah menyepakati harga tinggi sebelum pelelangan tender dilaksanakan.

Kini, MKAR sudah ditahan tim penyidik Jampidsus Kejagung di Rumah Tahanan (Rutan) Salemba. 

 

 

 

  

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.