Sumsel
HL Sumsel

Lagi, Prajurit TNI Pasukan Perdamaian PBB Gugur di Lebanon Usai Kritis di Rumah Sakit Beirut

Septiyanti Dwi Cahyani | 25 April 2026, 07:00 WIB
Lagi, Prajurit TNI Pasukan Perdamaian PBB Gugur di Lebanon Usai Kritis di Rumah Sakit Beirut
Sosok Praka Rico Pramudia (X/unifil_)

AKURAT. CO SUMSEL - Indonesia kembali berduka dan kehilangan prajurit terbaiknya.

Praka Rico Pramudia, anggota prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yan sedang bertugas sebagai pasukan perdamaian PBB di Lebanon dikabarkan gugur pada Jumat (24/4/2026) waktu Beirut.

Praka Rico menjadi prajurit TNI ke empat yang gugur dalam misi perdamaian di kawasan konflik tersebut.

Baca Juga: Harga Cabai Melonjak Tajam, Tekan Pengeluaran Warga Sumsel di Tengah Stabilnya Bahan Pokok Lain

Prajurit berusia 31 tahun itu mengembuskan napas terakhirnya di sebuah rumah sakit di Beirut setelah berjuang melawan luka kritis selama hampir satu bulan.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI dan pihak UNIFIL mengonfirmasi bahwa wafatnya Praka Rico merupakan dampak dari serangan artileri tank Israel yang terjadi pada akhir Maret lalu.

Gugurnya Praka Rico menambah daftar panjang pahlawan perdamaian Indonesia yang gugur di medan tugas Lebanon Selatan.

Baca Juga: Warung Gorengan di Kertapati Dibobol, 10 Tabung Gas Raib Saat Dini Hari

Bertahan di Tengah Gempuran Artileri

Perjuangan Praka Rico bermula pada 29 Maret 2026.

Saat itu, ia sedang menjalankan tugas di markas UNIFIL, Adchit Al Qusayr.

Baca Juga: Viral Rumah Berbentuk Bus Double Decker di Wonogiri, Begini Isi di Dalamnya

Berdasarkan investigasi PBB, posisi tersebut dihantam oleh proyektil peluru utama kaliber 120 mm yang ditembakkan oleh tank Merkava milik Pasukan Pertahanan Israel (IDF).

Ledakan tersebut menyebabkan Praka Rico mengalami luka berat.

Sejak insiden itu, Pemerintah Indonesia telah berkoordinasi intensif dengan tim medis di Beirut untuk memberikan penanganan medis optimal. 

Baca Juga: 23 Ribu Sumur Rakyat di Sumsel Dibidik Dongkrak Produksi Nasional, Gubernur Dorong Perizinan dan Satgas Khusus

Namun, setelah menjalani perawatan intensif selama 26 hari, nyawa sang prajurit tidak dapat diselamatkan.

Profil Praka Rico Pramudia

Praka Rico Pramudia merupakan prajurit berpangkat prajurit kepala berusia 31 tahun.

Baca Juga: 11 Titik Genangan Jadi Sorotan, Ini Penyebab Banjir di Palembang

Sosoknya dikenal sebagai prajurit yang disiplin dan memiliki dedikasi tinggi terhadap tugas negara.

Bergabung dalam Satgas United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), Praka Rico menjadi bagian dari kontingen Indonesia yang bertugas menjaga stabilitas di wilayah perbatasan Lebanon Selatan yang kian bergejolak. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.