Sumsel
HL Sumsel

Gegara Uang, Anak di Palembang Aniaya Ibu Kandung dengan Panci

Deny Wahyudi | 6 Mei 2026, 15:59 WIB
Gegara Uang, Anak di Palembang Aniaya Ibu Kandung dengan Panci
Ilustrasi lempar cangkir. (ist)

AKURAT.CO SUMSEL Aksi kekerasan dalam rumah tangga kembali terjadi di Palembang. Seorang pria bernama Kgs Junaidi (30) tega menganiaya ibu kandungnya sendiri, Hernani (59), hanya karena tidak diberi uang.

Peristiwa memilukan ini terjadi di rumah mereka di Jalan KI Gede Ing Suro, Lorong Jambi, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan IB II, Palembang, Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 07.30 WIB.

Menurut keterangan korban, saat kejadian pelaku awalnya meminta uang. Namun karena tidak memiliki uang, permintaan tersebut tidak dapat dipenuhi.

“Dia minta uang, tapi saya tidak punya. Tiba-tiba dia marah dan melempar saya dengan panci dan cangkir berisi air,” ujar Hernani dengan nada trauma.

Baca Juga: Diduga Microsleep, Triton Hantam Tiang Lampu Merah di Demang Lebar Daun Palembang

Lemparan tersebut membuat korban ketakutan hingga berteriak meminta pertolongan. Beruntung, anggota keluarga lain yang berada tidak jauh dari lokasi segera datang dan mengamankan pelaku.

Junaidi kemudian langsung dibawa dan diserahkan ke Polrestabes Palembang untuk diproses secara hukum.

Korban mengungkapkan, tindakan kasar tersebut bukan kali pertama terjadi. Ia menyebut sang anak kerap mengamuk setiap kali tidak diberi uang.

“Sudah sering, Pak. Kalau tidak dikasih uang, dia marah. Saya curiga uangnya dipakai untuk main slot dan juga narkoba,” ungkapnya.

Sementara itu, KA SPKT Polrestabes Palembang, Iptu Sugriwa, membenarkan adanya laporan tersebut. Saat ini pelaku telah diamankan dan kasusnya diserahkan ke penyidik Reskrim.

“Pelaku sudah kita terima dan saat ini dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” singkatnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Deny Wahyudi
K
Editor
Kurnia