Modus Tanya Orang, Mahasiswi di Palembang Kehilangan iPhone Dijambret Dua Pria Bermotor

AKURAT.CO SUMSEL Seorang mahasiswi menjadi korban penjambretan dengan modus menanyakan seseorang di tengah jalan.
Korban bernama Nadya Iqomah melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Sabtu (7/3/2026) siang.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 23.30 WIB di Jalan Lingkar 1 Lorong Pedoman, tepatnya di depan rumah kos di Kelurahan 15 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang.
Kepada petugas, Nadya menceritakan kejadian bermula saat dirinya baru selesai membeli makanan dan berjalan kaki menuju tempat kos. Saat itu ia sedang memegang ponsel iPhone 11 berwarna ungu.
Baca Juga: Pria di Palembang Ditikam Gara-gara Kenalan dengan Wanita yang Masih Bersuami
Saat melintas di lokasi kejadian, korban merasa diikuti dua pria yang berboncengan menggunakan sepeda motor.
Kedua pria tersebut kemudian menghentikan kendaraan mereka di dekat korban. Salah satu pelaku berpura-pura menanyakan seseorang bernama Jepri sambil menunjukkan foto di ponselnya.
“Pelaku sempat bertanya apakah saya kenal orang bernama Jepri. Saya bilang tidak tahu,” ujar Nadya.
Setelah percakapan singkat itu, kedua pelaku sempat pergi meninggalkan lokasi. Namun beberapa saat kemudian mereka kembali berputar arah mendekati korban.
Salah satu pelaku turun dari sepeda motor dan menunggu di dekat gang, sementara rekannya kembali mendekati korban untuk memastikan jawaban yang diberikan sebelumnya.
Baca Juga: Permintaan Meningkat, Harga Bahan Pokok di Sumsel Berpotensi Naik Jelang Lebaran
Tanpa diduga, pelaku langsung menarik ponsel yang sedang dipegang korban. Sempat terjadi tarik-menarik, namun pelaku berhasil merebut handphone tersebut dan langsung kabur bersama rekannya menggunakan sepeda motor.
Korban sempat berusaha mengejar pelaku, namun keduanya berhasil melarikan diri dari lokasi kejadian.
Akibat peristiwa tersebut, Nadya mengalami kerugian satu unit iPhone 11 yang ditaksir bernilai sekitar Rp4,5 juta.
“Saya berharap pelaku bisa segera ditangkap,” katanya.
Sementara itu, Kepala SPKT Polrestabes Palembang Iptu Sugriwa melalui anggota piket Pamapta Ipda Adityan Ammar Syahputra membenarkan adanya laporan tersebut.
“Laporan korban terkait dugaan pencurian dengan kekerasan sudah kami terima dan akan diteruskan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









