IRT di Banyuasin Jadi Korban Penipuan, Kehilangan Rp102 Juta Saat Beli Mobil Lewat Facebook

AKURAT.CO SUMSEL Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT), Rohyati (56) asal Dusun IV, Desa Bukit Betung, Kabupaten Banyuasin, menjadi korban penipuan saat membeli mobil Innova melalui Marketplace Facebook. Akibat kejadian ini, korban kehilangan uang sebesar Rp102 juta.
Penipuan tersebut terjadi di Jalan Jaya, Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) 2, tepatnya di sekitar SMP Negeri 30 Palembang, pada Kamis (28/11/2024) sekitar pukul 13.13 WIB.
Menurut keterangan Rohyati, insiden bermula ketika ia dan suaminya mencari mobil Innova yang dijual di Marketplace Facebook. Setelah merasa cocok, suaminya menghubungi nomor yang tertera di iklan, yaitu 087754503543.
"Terlapor mengaku bahwa mobil tersebut milik saudaranya. Saat ingin melihat mobil, terlapor hanya mengarahkan kami lewat telepon," kata Rohyati, Sabtu (30/11/2024).
Selanjutnya, korban bernegosiasi melalui telepon, dan terlapor meminta uang sebesar Rp115 juta. Setelah negosiasi, disepakati harga Rp102 juta, yang kemudian ditransfer ke rekening BRI atas nama Najwa Kamila Putri dengan nomor rekening 142701003425537.
Baca Juga: Kasus HIV/AIDS di Sumsel: 846 Kasus Baru Tercatat, Seks Bebas Jadi Penyebab Utama
"Setelah uang ditransfer, adik pemilik mobil mengaku tidak menerima uang tersebut. Dia juga mengatakan hanya mengenal terlapor melalui media sosial," jelas Rohyati.
Akibat kejadian ini, Rohayati melaporkan kasus tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang.
"Saya berharap pelaku segera ditangkap dan bertanggung jawab atas perbuatannya," ujar Rohyati.
Sementara itu, Kepala SPKT Polrestabes Palembang, AKP Heri, membenarkan adanya laporan tersebut.
"Laporan korban sudah kami terima dan akan diteruskan ke Unit Pidana Khusus (Pidsus) Satreskrim Polrestabes Palembang untuk ditindaklanjuti," ungkap AKP Heri. (Deny Wahyudi)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









