Makan Banyak Saat Lebaran? Begini Cara Atasi Sembelit Biar Tetap Nyaman

AKURAT.CO SUMSEL Lebaran itu memang waktunya pesta makanan! Mulai dari opor ayam yang gurih, rendang yang bikin nagih, ketupat yang wajib hadir, sampai kue-kue manis yang nggak bisa ditolak.
Tapi sayangnya, kenikmatan ini kadang-kadang datang dengan "bonus" yang nggak diharapkan yakni sembelit.
Pola makan selama Lebaran biasanya berubah drastis. Porsi lebih besar, jenis makanan yang berat di perut, kurang serat, dan minum air putih yang mungkin terlupakan. Hasilnya? Sulit buang air besar alias sembelit.
Kalau kamu merasa perut mulai nggak nyaman setelah liburan panjang ini, jangan panik! Berikut beberapa cara ampuh yang bisa kamu coba untuk mengatasi sembelit setelah Lebaran:
1. Perbanyak Minum Air Putih
Minum air putih yang cukup adalah kunci utama. Cobalah minum setidaknya 8 gelas per hari agar tubuh tetap terhidrasi dan membantu melancarkan pencernaan.
2. Konsumsi Makanan Kaya Serat
Serat itu teman terbaik perutmu! Makanlah buah-buahan seperti pepaya, apel, dan pir. Sayuran hijau seperti bayam dan brokoli juga bagus banget buat memperlancar BAB.
3. Jangan Malas Bergerak
Meski suasana Lebaran bikin kita mager alias malas gerak, coba sempatkan untuk beraktivitas fisik. Jalan santai setelah makan besar bisa membantu mempercepat proses pencernaan.
4. Hindari Makanan yang Bisa Memperparah Sembelit
Makanan berlemak dan tinggi gula bisa memperparah sembelit. Jadi, sementara waktu hindari makanan seperti kue-kue manis dan gorengan berlebihan.
5. Konsumsi Probiotik
Kalau perlu, tambahkan probiotik ke dalam menu harianmu. Yoghurt, kefir, atau suplemen probiotik bisa membantu menyeimbangkan bakteri baik di ususmu.
6. Jangan Tunda Buang Air Besar
Jangan biasakan menunda buang air besar. Begitu kamu merasa perlu ke toilet, segera lakukan! Menunda hanya akan membuat sembelit semakin parah.
Jadi, nggak perlu khawatir kalau habis Lebaran perut terasa kurang nyaman. Dengan langkah-langkah di atas, kamu bisa menikmati momen kumpul keluarga tanpa terganggu masalah pencernaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Bansos PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Aturan Jadwal, Besaran Nominal hingga Cara Cek Penerima
- 2Jadwal Timnas Indonesia Vs Vietnam, Laga Penentu Tiket Semifinal Piala AFF U 19 2026
- 3Harga Karet Sumsel Tembus Rp41 Ribu per Kg, Petani Nikmati Kenaikan Tertinggi dalam Beberapa Tahun Terakhir
- 4Kapan PIP Kemendikdasmen Juni 2026 Cair? Pantau Jadwal Penyaluran Termin 2 di Sini
- 5Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2026 dengan Jam Tayang WIB
- 6Daftar Harga BBM Terbaru di Sumsel, Dexlite dan Pertamina Dex Turun Lagi
- 7Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter
- 85 Tuntutan Mahasiswa dalam Demo di Bundaran HI Jakarta Hari Ini
- 9Vivo S60 Series Resmi Meluncur, Usung Baterai 7.200mAh dan Layar 144Hz
- 10Cuaca Palembang Makin Terik, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Terasa Ekstrem




