Dua Pria Tewas Bersimbah Darah di Desa Sungai Ibul PALI, Polisi Buru Pelaku

AKURAT.CO SUMSEL Warga Desa Sungai Ibul, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, digemparkan oleh penemuan dua jasad pria yang tewas mengenaskan pada Rabu (21/1/2026) malam. Kedua korban ditemukan tergeletak dengan luka parah di bagian kepala dan tubuh di area tanah terbuka.
Identitas kedua korban diketahui bernama Edi dan Dedi. Berdasarkan informasi yang dihimpun, salah satu korban disinyalir merupakan mantan Sekretaris Desa (Sekdes) setempat. Penemuan jasad ini sempat terekam kamera warga dan viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Instagram @paliupdate.
Di lokasi kejadian, korban pertama ditemukan mengenakan kaos dan celana panjang hitam dengan bercak darah di bagian paha. Sementara korban kedua memakai kaos gelap bermotif dengan celana pendek hitam.
Kapolres PALI, AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, mengonfirmasi kejadian tersebut dan menyatakan bahwa pihak kepolisian telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Jasad kedua korban telah dievakuasi ke RSUD terdekat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Baca Juga: Emas Antam di Marketplace Tembus Rp3 Juta per Gram, Pengamat Singgung Masa Jabatan Trump
"Kami sedang bekerja keras secara profesional untuk mengungkap peristiwa ini secara tuntas, termasuk mencari tahu motif di balik kejadian tersebut," ujar AKBP Yunar, Kamis (22/1).
Meski dugaan pembunuhan menguat mengingat kondisi luka pada tubuh korban, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi mengenai kronologi maupun identitas terduga pelaku karena proses pendalaman masih berlangsung.
Menyikapi keresahan yang timbul di tengah masyarakat, Kapolres PALI meminta warga untuk tetap tenang dan tidak terhasut oleh informasi yang belum jelas kebenarannya atau provokasi dari pihak yang tidak bertanggung jawab.
"Kami mengimbau masyarakat, khususnya di Desa Sungai Ibul, untuk mempercayakan kasus ini kepada kepolisian. Jangan mudah terprovokasi," tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat yang memiliki informasi sekecil apa pun terkait peristiwa berdarah ini agar segera melapor ke kantor polisi terdekat guna membantu mempercepat proses pengungkapan kasus.
"Setiap laporan akan kami terima dan tindak lanjuti sesuai undang-undang yang berlaku. Dukungan informasi dari warga sangat berarti bagi proses penegakan hukum ini," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









