Sumsel

Cara Daftar KIP Kuliah Tanpa Kartu Lengkap dengan Persyaratannya

Septiyanti Dwi Cahyani | 12 Agustus 2026, 06:00 WIB
Cara Daftar KIP Kuliah Tanpa Kartu Lengkap dengan Persyaratannya
KIP Kuliah 2026. - puslapdik.kemendikdasmen.go.id

AKURAT.CO SUMSEL - Program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) merupakan bantuan biaya pendidikan dari pemerintah bagi lulusan SMA atau sederajat yang memiliki potensi akademik baik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi.

Program ini mencakup gratis biaya kuliah (UKT) serta subsidi biaya hidup setiap bulannya selama perkuliahan berlangsung.

Keunggulan dari program ini adalah mahasiswa bisa kuliah tanpa biaya pendaftaran seleksi masuk dan pembebasan atau subsidi biaya kuliah (UKT) langsung ke kampus sampai lulus.

Baca Juga: Harga Bahan Pokok di Palembang Masih Fluktuatif, Cabai Keriting Tembus Rp50 Ribu per Kg

Adapun besaran bantuan biaya hidup bulanan biasanya disesuaikan dengan klaster wilayah kampus.

Lantas, bagaimana cara mendaftar KIP Kuliah dan persyaratan apa saja yang diperlukan? Simak pembahasannya berikut ini:

Cara Daftar KIP Kuliah Tanpa Kartu

Baca Juga: Dolar AS Menguat ke Rp17.797 Pagi Ini, Rupiah Kembali Tertekan

Cara daftar KIP Kuliah dapat dilakukan meski peserta tidak memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP) saat masih sekolah.

Jika memenuhi persyaratan ekonomi dan dapat menunjukkan dokumen pendukung, peserta tetap memiliki kesempatan untuk mengikuti proses seleksi sebagai calon penerima KIP Kuliah.

Cara mendaftar KIP Kuliah bisa dilakukan secara online melalui portal resmi pemerintah, yaitu https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/, atau melalui aplikasi KIP Kuliah. Berikut langkah-langkahnya:

Baca Juga: Iran Ajukan 6 Syarat Terhadap AS Sebelum Selat Hormuz Dibuka

  • Buka portal resmi KIP Kuliah atau aplikasi KIP Kuliah.

  • Pilih menu Daftar Baru.

  • Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), serta alamat email aktif.

  • Tunggu proses validasi data oleh sistem.

  • Terima nomor pendaftaran dan kode akses melalui email.

  • Login menggunakan nomor pendaftaran dan kode akses, kemudian lengkapi biodata, data keluarga, prestasi, serta rencana tempat tinggal.

  • Isi data ekonomi secara lengkap dan unggah dokumen pendukung jika diperlukan.

  • Pilih jalur masuk perguruan tinggi yang telah diikuti, seperti Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), atau jalur mandiri.

Baca Juga: Tarif Listrik PLN Terbaru, Berlaku 10-16 Agustus 2026

  • Periksa kembali seluruh data, lalu lakukan finalisasi.

  • Simpan kartu peserta KIP Kuliah sebagai bukti pendaftaran.

Syarat Pendaftaran KIP Kuliah

Sebelum mendaftar, siapkan seluruh dokumen dalam bentuk scan yang jelas agar proses validasi tidak mengalami kendala.

Adapun dokumen yang umumnya diperlukan meliputi:

Baca Juga: Profil dan Jejak Karier Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Usulan Presiden Prabowo

  • Data kependudukan, yaitu NIK, NISN, dan NPSN yang valid serta terdaftar di Dapodik.

  • Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari kelurahan atau desa sebagai bukti kondisi ekonomi keluarga.

  • Surat keterangan penghasilan orang tua atau wali yang disahkan oleh kepala desa/lurah atau slip gaji bagi pekerja formal.

  • Foto kondisi rumah, baik tampak depan maupun ruang keluarga, sebagai gambaran tempat tinggal.

  • Bukti pembayaran listrik atau PBB untuk membantu memverifikasi kondisi ekonomi keluarga.

  • Sertifikat prestasi, baik akademik maupun nonakademik, dapat menjadi dokumen pendukung jika dimiliki.

Baca Juga: Bansos PKH BPNT Agustus 2026 Cair, Cek Nama Penerima Pakai NIK KTP

Kriteria Ekonomi yang Terstandardisasi oleh Sistem

Secara umum, pendaftar memenuhi syarat apabila pendapatan kotor gabungan orang tua atau wali maksimal Rp4.000.000 per bulan.

Alternatif lainnya adalah jika pendapatan per anggota keluarga tidak melebihi Rp750.000 per bulan.

Baca Juga: Bansos PKH BPNT Agustus 2026 Cair, Cek Nama Penerima Pakai NIK KTP

Kepemilikan bantuan sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) atau Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), juga menjadi nilai tambah karena datanya telah terhubung dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Dengan begitu, data tersebut dapat memperkuat hasil verifikasi meskipun pendaftar tidak memiliki KIP saat bersekolah. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.