Pusri Luncurkan Stasiun Pengisian Listrik Tenaga Surya, Dorong Transisi Energi Bersih di Industri Pupuk

AKURAT.CO SUMSEL PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang terus menegaskan posisinya sebagai pelopor dalam transformasi industri pupuk menuju keberlanjutan.
Komitmen tersebut diwujudkan lewat peluncuran Renewable Energy Charging Station (RECS), bagian dari program dekarbonisasi bertajuk “Green Energy for Sustainability” yang resmi diresmikan, Selasa (11/6/2025).
RECS memanfaatkan sumber energi terbarukan dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas total 210 kilowatt peak (kWp), yang tersebar di beberapa titik kantor Pusri.
Peresmian berlangsung di halaman Gedung Annex Pusri, yang juga menjadi pusat dari PLTS utama dengan daya 100 kWp, sekaligus lokasi utama pengoperasian RECS.
Direktur Utama PT Pusri Palembang, Daconi Khotob, menyampaikan bahwa peluncuran fasilitas ini merupakan bentuk nyata kontribusi perusahaan dalam mendukung target Net Zero Emission Indonesia tahun 2060.
"Keberlanjutan harus dimulai dari aksi konkret. Dengan RECS, kami ingin menjadi pionir industri pupuk yang ramah lingkungan sekaligus mendukung ekosistem kendaraan listrik nasional,” ujar Daconi, Kamis (12/6/2025).
Turut hadir dalam acara tersebut jajaran direksi lainnya, seperti Direktur Operasi & Produksi Filius Yuliandi, Direktur Keuangan & Umum Saifullah Lasindrang, serta seluruh jajaran Senior Vice President (SVP) Pusri.
RECS Pusri tidak hanya menghadirkan energi bersih, namun juga dirancang dengan sistem keamanan modern. Fitur seperti kontrol akses berbasis RFID, monitoring berbasis web, hingga emergency push button disiapkan guna memastikan operasional yang aman dan efisien.
Stasiun ini melayani dua jenis kendaraan listrik seperti mobil listrik, melalui pengisi daya pole-mounted single charger AC 20 kW, 3-phase 400V dengan output Type 2.
Juga, motor listrik yang tersedia sistem battery swap station untuk motor dinas merk Gesits, serta power outlet socket untuk motor lainnya.
Listrik yang digunakan berasal langsung dari output AC Combiner PLTS, dengan dukungan cadangan dari jaringan listrik konvensional agar pasokan tetap stabil.
Melalui program ini, Pusri semakin memperkuat penerapan prinsip Environmental, Social and Governance (ESG) dalam operasional perusahaan. Langkah ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi industri lain untuk mulai beralih ke energi rendah karbon.
“Melalui inovasi ini, Pusri ingin mendorong transformasi yang berkelanjutan di sektor industri, khususnya dalam memanfaatkan energi terbarukan. Ini bukan sekadar investasi teknologi, tapi komitmen jangka panjang untuk masa depan yang lebih hijau,” tututpnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Bansos PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Aturan Jadwal, Besaran Nominal hingga Cara Cek Penerima
- 2Harga Karet Sumsel Tembus Rp41 Ribu per Kg, Petani Nikmati Kenaikan Tertinggi dalam Beberapa Tahun Terakhir
- 3Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2026 dengan Jam Tayang WIB
- 4Daftar Harga BBM Terbaru di Sumsel, Dexlite dan Pertamina Dex Turun Lagi
- 55 Tuntutan Mahasiswa dalam Demo di Bundaran HI Jakarta Hari Ini
- 6Jadwal Piala Dunia 2026: Qatar vs Swiss, Brazil Hadapi Maroko, hingga Haiti Tantang Skotlandia
- 7Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter
- 8Bansos BPNT Juni 2026 Cair Kapan? Ini Cara Cek Status Penerima, Nominal, dan Jadwal Pencairan
- 9Vivo S60 Series Resmi Meluncur, Usung Baterai 7.200mAh dan Layar 144Hz
- 10Cuaca Palembang Makin Terik, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Terasa Ekstrem









