Sumsel

Transformasi Layanan Perbankan, BI Sumsel Tinjau Efisiensi ATM di Tengah Perkembangan Pembayaran Digital

Maman Suparman | 9 Agustus 2025, 17:45 WIB
Transformasi Layanan Perbankan, BI Sumsel Tinjau Efisiensi ATM di Tengah Perkembangan Pembayaran Digital

AKURAT.CO SUMSEL Bank Indonesia (BI) Sumatera Selatan (Sumsel) tengah mengkaji ulang peran dan jumlah Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di berbagai wilayah, termasuk Kota Palembang.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menyesuaikan layanan perbankan dengan tren masyarakat yang semakin mengandalkan transaksi digital.

Kepala BI Sumsel, Bambang Pramono, mengatakan bahwa meski ATM masih menjadi fasilitas penting bagi penarikan uang tunai, perkembangan teknologi pembayaran non-tunai yang begitu pesat membuat keberadaannya perlu dievaluasi.

“Pengoperasian ATM memerlukan biaya, mulai dari sewa lokasi, pemeliharaan, hingga keamanan. Dengan semakin banyaknya masyarakat yang beralih ke kanal pembayaran digital seperti QRIS, peran ATM harus disesuaikan,” ujar Bambang, Sabtu (9/8/2025).

Baca Juga: Akhir Pekan, Harga Emas Perhiasan Palembang Merosot Lagi

Bambang menambahkan, kajian ini akan mempertimbangkan tingkat literasi keuangan digital di suatu daerah. Di wilayah yang sudah terbiasa dengan transaksi non-tunai, pengurangan jumlah ATM dimungkinkan agar operasional perbankan lebih efisien.

“Kalau literasi digital masyarakatnya tinggi, kebutuhan terhadap ATM otomatis menurun. Di situ, perbankan bisa mengalihkan fokus pada penguatan layanan digital sekaligus memperluas infrastruktur yang mendukung inklusi keuangan,” jelasnya.

BI Sumsel juga menilai, data dan tren transaksi dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan pergeseran perilaku masyarakat, di mana penggunaan uang tunai menurun, sedangkan kanal pembayaran elektronik meningkat signifikan, termasuk di desa dan wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar).

“Ini bukan berarti kita menghilangkan layanan tunai, tetapi mengoptimalkan layanan sesuai kebutuhan zaman,” pungkas Bambang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia