Sumsel

Viral, Balita 1,5 Tahun Diajak Mendaki Gunung Ungaran Jawa Tengah Berakhir Alami Hipotermia

Septiyanti Dwi Cahyani | 13 April 2026, 17:30 WIB
Viral, Balita 1,5 Tahun Diajak Mendaki Gunung Ungaran Jawa Tengah Berakhir Alami Hipotermia
Proses penanganan balita hipotermia di Gunung Ungaran (Tangkapan Layar)

AKURAT. CO SUMSEL - Sebuah video memperlihatkan tim Basarnas melakukan penanganan terhadap seorang balita yang diduga alami hipotermia viral di media sosial.

Dalam keterangannya, pengunggah mengungkapkan bahwa bayi perempuan berusia 1,5 tahun itu mengalami hipotermia saat dibawa orang tuanya mendaki Gunung Ungaran, Semarang, Jawa Tengah pada Sabtu (11/4/2026).

Kondisi cuaca yang tiba-tiba memburuk disertai hujan dan suhu udara yang dingin disebut menjadi penyebab balita tersebut alami hipotermia.

Baca Juga: Jerome Poline Tertipu Rekan Bisnis Rp38 M, Kedai Teh Menantea Bakal Tutup Usai 5 Tahun Beroperasi

Dalam rekaman video yang beredar, nampak balita tersebut tampak menangis terus menerus sementara tim Basarnas dengan cekatan melakukan penanganan darurat hingga akhirnya mengevakuasi korban menuruni Gunung Ungaran.

Berikut fakta-fakta terkait balita diajak mendaki Gunung Ungaran berujung hipotermia yang berhasil dirangkum AKURAT. CO SUMSEL dari berbagai sumber.

1. Bayi Diajak Pendakian Mode Tektok

Baca Juga: Tergiur Motor Murah di Facebook, Warga Palembang Tertipu Rp5 Juta

Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (11/4/2026) di jalur pendakian Gunung Ungaran via Basecamp Perantunan.

Pasangan suami-istri asal Semarang diketahui membawa anak mereka yang masih balita, diperkirakan berusia sekitar 1,5 tahun.

Mereka melakukan pendakian tektok atau naik-turun dalam satu hari tanpa bermalam.

Baca Juga: Pengedar Sabu Diciduk di Seberang Ulu, Polisi Amankan Barang Bukti dan Telusuri Jaringan

2. Sudah Diingatkan Petugas

Berdasarkan keterangan pengelola Basecamp Perantunan, Bandungan, Wido, sejak awal pendaftaran petugas basecamp telah memberi peringatan tentang risiko pendakian bersama balita di tengah kondisi cuaca yang tak bersahabat di kawasan gunung.

Meskipun demikian, orangtua tetap melanjutkan pendakian setelah menyatakan kesanggupan.

Baca Juga: Pusri Pastikan Stok Pupuk Sumbar Aman di Tengah Transisi Rayon, Distribusi Tetap Lancar

3. Ditangani SAR dengan Selimut Darurat

Tim SAR gabungan dari Basarnas yang sedang bersiaga khusus dalam acara Semarang Mountain Race langsung bergerak cepat menuju lokasi keluarga tersebut yang diketahui berada di kawasan Puncak Bondolan.

Petugas melakukan upaya menghangatkan tubuh bayi dan menstabilkan kondisinya di lokasi.

Baca Juga: Sumsel United Kian Terdesak, Asa Promosi Makin Tipis Meski Peluang Masih Terbuka

Selimut darurat digunakan untuk menjaga suhu tubuh bayi tetap hangat di tengah kondisi cuaca dingin.

4. Konsisi Balita Sehat, Tidak Dievakuasi Darurat

Pengelola basecamp menegaskan bahwa bayi tidak mengalami hipotermia parah seperti yang sempat viral di media sosial.

Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Palembang Turun Rp100 Ribu, Kembali ke Level Rp15 Juta per Suku

Setelah mendapat penanganan awal, bayi bersama kedua orangtuanya langsung turun ke basecamp.

Tidak ada proses evakuasi darurat dalam kejadian tersebut. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.