Sumsel

Perjalanan Hidup Paus Fransiskus hingga Pesan Terakhirnya Sebelum Meninggal di Usia 88 Tahun

St Shofia Munawaroh | 22 April 2025, 12:15 WIB
Perjalanan Hidup Paus Fransiskus hingga Pesan Terakhirnya Sebelum Meninggal di Usia 88 Tahun

AKURAT. CO SUMSEL - Paus Gereja Katolik ke 266, Paus Fransiskus meninggal dunia pada Senin Paskah (21/4) di kediamannya di Casa Sabta Marta, Vatikan di usia 88 tahun.

Di bawah kepemimpinannya, Paus yang memiliki nama asli Jorge Mario Bergoglio ini telah menorehkan banyak perubahan.

Terutama pada Gereja Katolik. 

Baca Juga: Ngantuk Usai Makan Siang? Ini 5 Cara Ampuh Usir Kantuk Biar Nggak Ketiduran di Meja Kerja

Perjalanan Paus Fransiskus

Paus Fransiskus menjadi paus pertama yang berasal Amerika atau belahan bumi selatan.

Ia juga menjadi paus pertama dari ordo Yesuit yang terpilih menjadi takhta Santo Petrus. 

Baca Juga: Bocoran Desain Kamera iPhone 17 Pro Max: Mirip Pixel, Lebih Besar, Tapi Efisienkah?

Sebagai kardinal dari Argentina, ia sudah berusia sekitar 70 tahun saat menjadi Paus pada tahun 2013.

Hal ini mematahkan asumsi banyak umat Katolik yang mengira Paus pengganti Benediktus XVI akan berusia lebih muda.

Perjalanan Bergoglio menjadi seorang paus diawali dengan menjadi Uskup Pembantu Buenos Aires pada 1992, kemudian diangkat menjadi Uskup Agung. Pada 2001, ia diangkat menjadi kardinal oleh Paus Yohanes Paulus II dan menduduki posisi di pelayanan sipil Gereja.

Baca Juga: Biar Gak Baper Terus, Ini 5 Cara Jitu Bikin Hati Lebih Tenang dan Gak Gampang Sedih

Sosoknya memang dikenal sebagai pria dengan hidup yang sederhana.

Ia menghindari berbagai kemewahan yang biasa dimiliki para pejabat senior.

Dalam khotbah-khotbahnya, ia selalu menyerukan inklusi sosial dan mengkritik pemerintah yang gagal memperhatikan orang-orang termiskin dalam masyarakat.

Baca Juga: Sedang Mancing di Kampung Kapitan, Buruh Harian di Palembang Jadi Korban Curanmor

Fransiskus bertekad untuk mengutamakan kerendahan hati daripada kemewahan dan kemegahan.

Ia menolak mobil limusin paus dan bersikeras berbagi bus dengan kardinal lainnya untuk pulang.

Paus Fransiskus menetapkan misi moral bagi umatnya yang berjumlah 1,2 miliar orang.

Baca Juga: Jadwal Film Bioskop Trans TV Tayang Malam Ini, 22 Sampai 24 April 2025

Pesan Terakhir Paus Fransiskus

Paus Fransiskus sempat menyerukan perdamaian untuk Gaza dan wilayah konflik lainnya.

Pesan itu disampaikan dalam pidato Paskah di Basilika Santo Petrus, Minggu (20/4) kemarin.

Baca Juga: 5 Jenis Kopi Robusta Asal Sumatera Selatan, Ada yang Tembus Pasar Internasional

Dalam pesannya, Paus menyatakan keprihatinnya pada rakyat Gaza, terutama komunitas kristen yang ada di sana.

Ia menyoroti bahwa konflik di Gaza telah menimbulkan banyak korban dan menciptakan situasi kemanusiaan yang menyedihkan.

Paus juga mengimbau agar pihak-pihak yang bertikai agar segera melakukan gencatan senjata dan membantu warga yang kini mengalami kelaparan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG Selasa 22 April 2025, Sumsel Diguyur Hujan Siang Sampai Sore

Selain perdamaian Gaza, Ia juga menyerukan perdamaian di Ukraina dan wilayah konflik lainnya.

Ternyata, pesan Paskah Paus yang dibacakan oleh Uskup Agung ini menjadi pesan terakhir Paus Fransiskus sebelum akhirnya meninggal dunia.

 

 

 

 

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.