Fakta-fakta Kasus Timothy, Mahasiswa Unud yang Tewas Diduga Lompat dari Lantai 4 Gedung Fakultas

AKURAT.CO SUMSEL - Sosok Timothy Anugerah Saputra (TAS) kini sedang jadi perbincangan hangat warganet.
Timothy merupakan mahasiswa semester 7 program studi Sosiologi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Udayana.
Timothy dilaporkan tewas usai diduga mengakhiri hidup dengan melompat dari lantai 4 gedung FISIP pada Rabu (15/10/2025).
Berikut fakta-fakta tentang kasus kematian Timothy yang berhasil dihimpun AKURAT.CO SUMSEL.
1. Kronologi Kematian
Timothy dilaporkan tewas usai diduga mengakhiri hidup dengan cara melompat dari lantai empat gedung fakultasmya.
Baca Juga: Remaja Pemukul Kaca Mobil di Simpang Charitas Diamankan Polisi
Ia sempat dilarikan ke RS Ngoerah, Bali namun nyawanya tak tertolong.
2. Dikenal Ramah, Santun dan Kritis
Akun Instagram @frontmudarevolusioner mengunggah sebuah postingan yang menceritakan sosok Timothy.
Timothy digambarkan sebagai sosok yang ramah, santun, cerdas dan juga kritis terhadap isu-isu sosial politik.
Ia disebut lantang menyuarakan isu-isu yang berhubungan dengan kapitalisme.
Beberapa video yang memperlihatkan keterlibatan Timothy dalam aksi-aksi juga beredar di media sosial X dan juga Instagram.
Baca Juga: Fenomena Langka Halo Matahari Hiasi Langit Palembang, BMKG: Akibat Pembiasan Cahaya oleh Kristal Es
3. Penyebab Kematian
Penyebab kematian Timothy hingga saat ini masih belum diketahui secara pasti.
Banyak warganet menduga Timothy melakukan aksi bunuh diri akibat perundungan atau pembullyan yang ia terima dari lingkungannya.
Dugaan ini semakin kuat bersamaan dengan munculnya respon nir empati dari sesama mahasiswa Unud usai kabar kematiannya viral.
4. Diduga Anak Berkebutuhan Khusus
Di platform media sosial X, beredar kabar bahwa Timothy merupakan seorang anak berkebutuhan khusus (ABK).
Baca Juga: Harga Telur Ayam di Palembang Masih Tinggi, Cuaca Panas dan Program MBG Jadi Pemicu
Wakil Dekan III FISIP Unud, I Made Anom Wiranata mengatakan bahwa Timothy memiliki riwayat kesehatan mental yang membuatnya harus menjalani terapi dengan konselor.
Ia juga menyebut, kematian Timothy bukan disebabkan oleh pembullyan karena kasus perundungan ini baru muncul setelah Timothy demikian.
Kendati demikian, warganet tetap mengecam tindakan para pembully tersebut dan mendesak kampus memberi tindakan yang setimpal. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









