Sumsel

Sosok Christiano Pengarapenta Tersangka Penabrak Mahasiswa UGM, Tercatat Sebagai Anggota HIPMI

St Shofia Munawaroh | 29 Mei 2025, 16:26 WIB
Sosok Christiano Pengarapenta Tersangka Penabrak Mahasiswa UGM, Tercatat Sebagai Anggota HIPMI

AKURAT. CO SUMSEL - Kasus meninggalnya Argo Ericko Achfandi yang ditabrak mobil BMW pada Sabtu (24/5/2025) kini tengah menjadi sorotan masyarakat.

Argo merupakan seorang mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada (UGM).

Insiden ini terjadi pada Sabtu (24/5/2025) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari di Simpang Tiga Jalan Palagan Tentara Pelajar, Dusun Sedan, Sariharjo, Ngaglik, Sleman saat ia dalam perjalanan pulang ke kost.

Baca Juga: Mantan Resedivis Kembalii Berulah, Kali ini Lakukan Pelecehan ke Anak di Bawah Umur Diamankan di Palembang

Argo dinyatakan tewas di tempat karena mengalami cedera parah di kepala akibat ditabrak mobil BMW yang dikendarai Christiano Pengarapenta (21).

Sehari setelah insiden itu, nama Christiano Pengarapenta langsung menjadi sorotan di media sosial.

Bahkan sampai muncul tagar Justice For Agro di media sosial X karena warganet ramai-ramai meminta pertanggung jawaban Christiano.

Baca Juga: Dua Motor Sekaligus Digondol Maling di Kostan Aria, Aksi Terekam CCTV

Selain itu, warganet juga mendesak polisi agar bersikap transparan dalam menangani kasus ini.

Sejumlah pengguna bahkan ada yang menduga bahwa Cristiano mengemudi dalam keadaan mabuk.

Namun, tudingan ini dibantah oleh pihak Polres Sleman setelah hasil tes urin menunjukkan Christiano negatif alkohol dan narkoba.

Baca Juga: Nenek 61 Tahun di Palembang Jadi Korban Penganiayaan di Pasar 26 Ilir, Pelaku Diduga Sesama Pedagang

Akhirnya, pada Selasa (27/5/2025), Polda Daerah Istimewa Yogyakarta menetapkan Christiano sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan lalu lintas yang menewaskan Argo.

Lantas, siapa sebenarnya sosok Christiano Pengarapenta yang tabrak mahasiswa UGM hingga tewas? 

Profil Christiano Tersangka Penabrak Mahasiswa UGM

Baca Juga: Fenomena Sugar Daddy dan Sugar Baby, Hubungan Tak Resmi dengan Motif Materi dan Gaya Hidup

Christiano Pengarapenta Pengidahen Tarigan diketahui tercatat sebagai mahasiswa International Undergraduate Program di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Gajah Mada.

Selain aktif di perkuliahan, ia juga dikenal sebagai fungsionaris Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) UGM periode 2024-2025.

Ini merupakan organisasi yang bertujuan membina kader pengusaha muda dari kalangan mahasiswa.

Baca Juga: Redmi 14C Resmi Dirilis di Indonesia, Usung Layar 120Hz dan Harga Mulai Rp1 Jutaan

Namun, akibat insiden tabrakan ini Christiano pun dinonkatifkan dari organisasi tersebut.

Pihak HIPMI PT UGM justru menyampaikan dukungannya terhadap proses hukum dan pengusutan atas kasus yang melibatkan Christiano. 

Kronologi Kecelakaan

Baca Juga: Kapan Libur Nasional Idul Adha 2025? Cek Jadwal Resmi dan Cuti Bersamanya!

Berdasarkan keterangan polisi, Argo dinyatakan tewas di Simpang Tiga Jalan Palagan Tentara Pelajar, Dusun Sedan, Sariharjo, Ngaglik, Sleman pada pukul 01.00 WIB setelah ditabrak BMW yang dikendarai Christiano.

Kecelakaan terjadi saat Argo pulang dari kampus menuju rumah kosnya.

Argo menggunakan sepeda motor melaju dari arah selatan ke utara di Jalan Palagan.

Baca Juga: 5 Menu Makan Siang Favorit yang Bikin Perut Bahagia dan Semangat

Saat hendak berputar arah ke selatan, secara tiba-tiba mobil bermerek Bayerische Motoren Werke (BMW) menabraknya.

Mobil BMW yang dikemudikan Christiano dilaporkan melaju dengan kecepatan tinggi hingga Argo terpental bersama sepeda motornya.

Dia pun tewas di lokasi kejadian akibat luka berat di kepala dengan bibir atas robek, paha kiri memar, dan tangan kiri lecet.

Baca Juga: 5 Lagu Anak-Anak yang Bikin Kangen Masa Kecil, Masih Hafal Liriknya?

Selain menabrak Argo, mobil BMW milik Christiano juga membentur mobil Honda CRV yang terparkir di tepi jalan.

Jenazah Argo kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY dan dikirim ke rumah duka keluarga korban di Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat, pada Sabtu siang.

Dukungan UGM untuk Keluarga

Baca Juga: 5 Game Nostalgia yang Bikin Kangen Masa Kecil, Masih Ingat?

Atas kejadian ini, ivitas akademika Fakultas Hukum UGM menggelar doa bersama dan tabur bunga di depan patung Dewi Keadilan sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada Argo.

Pihaknya juga menegaskan akan terus berkomunikasi dan mendampingi keluarga dalam memperjuangkan keadilan untuk Argo.    

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.