Sumsel

5 Fakta Tabrakan KA Harina Vs Truk Trailer di Semarang, Perjalanan Terhambat, Lokomotif Rusak

St Shofia Munawaroh | 22 Oktober 2025, 09:53 WIB
5 Fakta Tabrakan KA Harina Vs Truk Trailer di Semarang, Perjalanan Terhambat, Lokomotif Rusak

AKURAT. CO SUMSEL - Insiden kecelakaan kereta kembali terjadi.

Kereta Api (KA) Harina relasi Bandung-Surabaya Pasar Turi dilaporkan bertabrakan dengan sebuah truk trailer di perlintasan sebidang Jalan Kaligawe, Semarang pada Selasa (21/10/2025) sore.

Insiden tersebut terjadi di jalur terjaga JPL No. 5 Kaligawe, tepatnya antara petak Stasiun Semarang Tawang–Alastua, sekitar pukul 16.37 WIB.

Baca Juga: Jadwal Terbaru Tahapan Seleksi Program Magang Nasional 2025, Ada Tambahan Kuota 5000 Peserta

Momen kereta bertabrakan dengan truk trailer ini sempat terekam oleh warga dan kemudian videonya viral di media sosial.Berikut fakta-faktanya:

1. Kronologi Peristiwa

Video detik-detik kecelakaan KA Harina dengan truk trailer viral di media sosial.

Baca Juga: The Toxic Avenger, Film Black Comedy Pertarungan Antihero Melawan CEO Kejam dan Korup

Salah satu pengunggahnya adalah akun Instagram @kabarungaran.

Dalam unggahan tersebut terlihat truk trailer berwarna merah yang berhenti di tengah-tengah jalur kereta.

Tak lama berselang, rangkaian kereta api KA Harina datang.

Baca Juga: BMKG Sebut Sebagian Sumsel Dilanda Hujan Sejak Pagi Hari Ini

Masinis sudah membunyikan klakson panjang seiring kereta yang terus melaju.

Namun, tabrakan tetap tak bisa dihindari lantaran truk trailer yang sudah terjebak.

Akibat tabrakan tersebut truk seketika berputar hingga menabrak sebuah gerbong di belakang lokomotif.

Baca Juga: Polisi Gagalkan Peredaran 3 Kilogram Sabu Jaringan Lintas Kabupaten di Sumsel

Suara decit rem kereta api terdengar cukup keras.

Kereta api itu pun berhenti di lokasi kejadian hingga menutup akses jalan raya.

2. Perjalanan Sempat Terhenti

Baca Juga: Luas Perkebunan Kopi Sumsel Capai 266 Ribu Hektar, OKU Selatan Jadi Sentra Utama Produksi

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo membenarkan peristiwa tersebut.

Ia mengatakan, KA No. 100 Harina Bandung-Surabaya Pasar Turi itu sempat berhenti usai terlibat tabrakan.

KA Harina baru berhasil ditarik menuju Stasiun Semarang Tawang pada pukul 18.10 WIB dan kembali diberangkatkan dari Stasiun Semarang Tawang pukul 20.08 WIB dengan keterlambatan sekitar 218 menit.

Baca Juga: Populasi Unggas di Sumatera Selatan Capai 127 Juta Ekor pada 2024, Didominasi Ayam Pedaging

3. Lokomotif Rusak

Menurut penjelasan Franoto, lokomotif hingga pembangkit kereta mengalami kerusakan akibat kecelakaan akibat benturan yang keras.

Kendati demikian, Franoto memastikan tidak ada korban jiwa dari penumpang maupun awak KA Harina. 

Baca Juga: Sumsel United Bidik Kemenangan di Kandang, Nilmaizar Fokus Tajamkan Lini Serang

4. Sopir Truk Selamat

Sementara itu, kondisi sopir truk juga dilaporkan selamat dalam kejadian ini.

Ia sempat menyelematkan diri sebelum akhirnya insiden tabrakan terjadi. 

Baca Juga: Jalan Lintas Empat Lawang–Pagar Alam Lumpuh Total Akibat Longsor

5. KAI Imbau Masyarakat Patuhi Lalu Lintas

Lebih lanjut, pihak KAI melalui Franoto mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan agar selalu mematuhi rambu lalu lintas dan prosedur keselematan di perlintasan sebidang.

Jangan lupa untuk berhenti sejenak, tengok kanan kiri dan pastikan tidak ada kereta api yang akan melintas sebelum menyeberang.

Terakhir, Franoto juga menyampaikan perhomonan maaf atas keterlambatan perjalanan para penumpang akibat insiden tersebut. (*) 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.