Fakta-fakta Jenazah ASN Donggala Dibonceng Motor 40 KM, Ambulans Rusak, Jalan Tak Bisa Dilalui Mobil

AKURAT. CO SUMSEL - Sebuah video memperlihatkan sosok jenazah dibonceng dengan motor beredar di media sosial.
Momen memilukan ini terjadi di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah pada Jumat (11/7/2025).
Dalam video tersebut, jenazah tampak dibonceng dengan sepeda motor, dibungkus kain jarik, dan ditopang dengan kayu agar tetap tegak duduk di boncengan selama perjalanan. Berikut fakta-fakta lainnya:
Baca Juga: Serba Serbi Beras Oplosan, Ciri, Jenis hingga Tips Memilih dengan Produk Premium
ASN Penyuluh BKKBN
Diketahui, jenazah tersebut merupakan mendiang ASN penyuluh BKKBN di Donggala yang bernama Ariel Sharon Huma (35).
Dia menghembuskan napas terakhir pada Kamis malam (10/7/2025), saat menjalankan tugas pelayanan Keluarga Berencana di Desa Palentuma, Kecamatan Pinembani, sebuah wilayah terpencil di Kabupaten Donggala.
Baca Juga: Nelayan Ditembak di Banyuasin, Keluarga Klaim Sudah Lapor, Polda Sumsel Bantah Terima Laporan
Penyebab Kematian Tidak Diketahui
Berdasarkan keterangan kerabat yang bernama Erik, penyebab kematian Ariel yang mendadak tidak diketahui secara pasti oleh keluarga.
Ia menuturkan jika almarhum masih dalam kondisi sehat sebelumnya dan bekerja pada siang harinya serta bolak balik kantor ke desa seperti biasanya.
Ambulans Puskesmas Setempat Rusak
Menurut Erik, sebelumnya pihak keluarga Ariel sudah menghubungi pihak puskesmas setempat, yakni Puskesmas Pinambani agar mengantar jenazah ke rumah duka di kota Palu dengan ambulans.
Namun, saat itu ambulans puskesmas masih dalam kondisi rusak.
Baca Juga: Hari Pertama Sekolah Usai, Ini Cara Orang Tua Memberi Semangat kepada Anak di Rumah
Desa Terpencil dengan Akses Infrastruktur Tak Memadai
Desa Palentuma, tempat terakhir Ariel bertugas memang dikenal sebagai salah satu wilayah dengan akses terbatas.
Hal ini disebabkan oleh kondisi infrastruktur yang kurang memadai.
Baca Juga: Nikmatnya Resep Ikan Sambal ala Rumahan, Cocok untuk Menu Makan Siang Keluarga
Terutama jalanannya yang tak bisa dilalui mobil kecuali dobel gardan.
Oleh karenanya, pihak keluarga pun tak punya pilihan lain selain membawa jenazah Ariel dengan sepeda motor sebagai satu-satunya kendaraan yang bisa melintas di jalanan tersebut. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
- 4PKH Tahap 3 Cair Agustus 2026, Cek Penerima Cukup Pakai NIK KTP
- 5Jadwal Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Plaza 7 Ulu Palembang
- 6Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 15 Agustus 2026
- 7Balasan Menohok Iran Usai Trump Nyatakan Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Milik AS
- 8Video Pengeroyokan Pelajar Beredar, Polisi Cek TKP di Demang Lebar Daun Palembang
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun









