Motif Pelaku Pembunuhan Bos Kemplang di Palembang Karena Dendam Diusir dan Hidupi Pacar Berstatus Janda

Peristiwa keji yang menewaskan bos ruko kerupuk, Darma Kusuma, dan melukai istrinya itu terjadi di Jalan Pengadilan, Kelurahan 15 Ilir, Palembang, pada Selasa (25/11/2025) malam.
Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono, dalam konferensi pers, Kamis (4/12/2025), mengungkapkan bahwa motif utama dari aksi brutal tersebut adalah ketersinggungan mendalam yang dirasakan tersangka.
Baca Juga: Pelaku Pembunuhan Pengusaha Kemplang di Palembang Ditangkap di Bandung Setelah Buron Sepekan
"Motif dari peristiwa tersebut yakni ketersinggungan tersangka, di mana tersangka mendatangi rumah korban untuk melamar pekerjaan, namun ditolak oleh korban Darma Kusuma, dan diusir dari rumahnya," terang Kombes Harryo.
Tersangka diketahui sudah dua kali mendatangi korban untuk melamar pekerjaan, dan puncaknya terjadi saat kejadian.
Ucapan korban yang mengusir dan menolak permintaan kerjanya memicu emosi Dian Satria, sehingga ia mengejar korban yang hendak menutup rolling door dan menyerang menggunakan senjata tajam jenis celurit yang telah disiapkannya.
Kombes Harryo menjelaskan bahwa penangkapan Dian Satria merupakan hasil kerja cepat tim gabungan yang mengolah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Dari jejak sidik jari yang tertinggal kami analisa dengan CCTV, kami mendapati kesesuaian dengan ciri-ciri tersangka. Kemudian kami melakukan penyelidikan bekerjasama dengan Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, untuk menangkap tersangka, hingga akhirnya tersangka berhasil kita tangkap di Kota Bandung," ungkap Kombes Harryo.
Setelah menyerang Darma Kusuma hingga tewas dan melukai Yeni Suwandi di lantai dua, tersangka melarikan diri dengan membawa barang berharga milik korban, namun pelariannya ke luar provinsi berhasil dihentikan oleh aparat kepolisian. (Deny Wahyudi)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









