Sumsel

Lama Menginap Wisatawan Asing di Hotel Berbintang Sumsel Capai 2,75 Hari

Kurnia | 8 Agustus 2026, 22:00 WIB
Lama Menginap Wisatawan Asing di Hotel Berbintang Sumsel Capai 2,75 Hari

AKURAT.CO SUMSEL Wisatawan mancanegara (wisman) tercatat menghabiskan waktu lebih lama di hotel berbintang di Sumatera Selatan dibandingkan tamu domestik. Pada Juni 2026, rata-rata lama menginap tamu asing mencapai 2,75 hari.

Berdasarkan data rata-rata lama menginap tamu asing dan domestik di hotel berbintang, durasi menginap wisman pada Juni menjadi yang tertinggi sepanjang periode Januari-Juni 2026.

Rata-rata lama menginap wisman pada Januari tercatat 2,37 hari, kemudian turun menjadi 1,90 hari pada Februari. Angka tersebut kembali naik menjadi 2,21 hari pada Maret dan 2,09 hari pada April.

Memasuki Mei, rata-rata lama menginap wisatawan asing meningkat cukup signifikan menjadi 2,60 hari, sebelum kembali naik menjadi 2,75 hari pada Juni.

Tamu Domestik Juga Mengalami Kenaikan

Sementara itu, rata-rata lama menginap tamu domestik di hotel berbintang Sumsel cenderung meningkat sepanjang periode Januari-Juni.

Pada Januari, tamu domestik rata-rata menginap selama 1,34 hari. Angka tersebut naik tipis menjadi 1,36 hari pada Februari, kemudian kembali berada di level 1,34 hari pada Maret.

Baca Juga: Api Belum Padam, Karhutla Bakar Lahan Gambut di OKI hingga Banyuasin

Durasi menginap mulai meningkat pada April menjadi 1,38 hari dan naik lagi menjadi 1,39 hari pada Mei.

Kenaikan berlanjut pada Juni dengan rata-rata lama menginap tamu domestik mencapai 1,45 hari, sekaligus menjadi angka tertinggi selama enam bulan pertama 2026.

Selisih Lama Menginap Makin Lebar

Data tersebut menunjukkan rata-rata lama menginap tamu asing konsisten lebih tinggi dibandingkan tamu domestik sepanjang Januari-Juni 2026.

Pada Juni, misalnya, wisman rata-rata menginap 2,75 hari, sedangkan tamu domestik hanya 1,45 hari. Terdapat selisih sekitar 1,30 hari antara kedua kelompok tamu tersebut.

Kenaikan lama menginap dapat menjadi salah satu indikator yang menggambarkan pola kunjungan wisatawan dan aktivitas perjalanan di Sumatera Selatan.

Semakin lama wisatawan tinggal, semakin besar pula peluang mereka menggunakan berbagai layanan pariwisata, seperti akomodasi, transportasi, kuliner, hingga destinasi wisata.

Data untuk Juli hingga Desember 2026 belum tersedia dalam tabel tersebut. Karena itu, perkembangan rata-rata lama menginap wisatawan pada paruh kedua tahun ini masih akan terlihat dari publikasi data pada periode berikutnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia