Harga Bahan Pokok di Palembang Masih Fluktuatif, Cabai Keriting Tembus Rp50 Ribu per Kg

AKURAT.CO SUMSEL Harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional Palembang, Sumatera Selatan, masih bergerak naik turun. Salah satu komoditas yang mengalami kenaikan cukup terasa adalah cabai merah keriting yang kini mencapai Rp50 ribu per kilogram.
Berdasarkan pemantauan harga di sejumlah pasar, daging ayam ras masih dijual sekitar Rp40 ribu per kilogram. Sementara harga daging sapi berada di kisaran Rp150 ribu per kilogram.
Untuk komoditas bawang, harga bawang merah dan bawang putih masing-masing berada di sekitar Rp38 ribu per kilogram.
Sementara itu, harga telur ayam ras justru mengalami penurunan. Saat ini telur dijual sekitar Rp24 ribu per kilogram, turun dari sebelumnya yang berada di kisaran Rp26 ribu per kilogram.
Harga Ayam dan Telur Belum Turun Signifikan
Kabid Stabilisasi dan Sarana Distribusi Dinas Perdagangan (Disdag) Palembang Elsa Noviani mengatakan harga daging ayam dan telur masih belum menunjukkan penurunan yang berarti.
Menurutnya, harga telur memang turun sekitar Rp1.000 hingga Rp2.000 per kilogram. Namun, perubahan tersebut belum bisa disebut sebagai penurunan signifikan karena masih ada pasar yang menjual dengan harga seperti hari sebelumnya.
"Penurunan harga Rp1.000 sampai Rp2.000 belum bisa dikategorikan menurun, karena masih ada beberapa pasar yang harganya sama seperti kemarin," kata Elsa, Selasa (10/8/2026).
Baca Juga: Tarif Listrik PLN Terbaru, Berlaku 10-16 Agustus 2026
Ia menjelaskan, perbedaan harga antar pasar merupakan hal yang bisa terjadi. Sejumlah faktor dapat memengaruhi harga, mulai dari lokasi pemasok, jarak distribusi hingga kondisi di lapangan.
"Perbedaan tempat pengambilan, jarak tempuh dan kondisi di lapangan juga memengaruhi harga," ujarnya.
Cabai Keriting Naik Rp10 Ribu
Berbeda dengan telur, harga cabai merah keriting justru mengalami kenaikan. Komoditas tersebut kini berada di kisaran Rp50 ribu per kilogram, dari sebelumnya sekitar Rp40 ribu.
Kenaikan harga tersebut salah satunya dipengaruhi kondisi cuaca yang panas. Kondisi tersebut berdampak terhadap produksi cabai sehingga pasokan mulai berkurang.
Dengan kondisi tersebut, harga sejumlah kebutuhan pokok di Palembang masih belum sepenuhnya stabil.
Dinas Perdagangan Palembang terus memantau perkembangan harga di berbagai pasar untuk mengetahui pergerakan komoditas pangan dan kondisi pasokan di lapangan.
Masyarakat pun diimbau tetap membandingkan harga sebelum membeli, terutama untuk komoditas yang mengalami perubahan harga cukup cepat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
- 4PKH Tahap 3 Cair Agustus 2026, Cek Penerima Cukup Pakai NIK KTP
- 5Jadwal Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Plaza 7 Ulu Palembang
- 6Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 15 Agustus 2026
- 7Balasan Menohok Iran Usai Trump Nyatakan Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Milik AS
- 8Video Pengeroyokan Pelajar Beredar, Polisi Cek TKP di Demang Lebar Daun Palembang
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun






