Sumsel

Pria Pembawa Bendera Bertuliskan Kalimat Tauhid Masuk Mapolda Sumsel, Polisi Pastikan Bukan Jaringan Teror

Deny Wahyudi | 7 Juli 2026, 17:15 WIB
Pria Pembawa Bendera Bertuliskan Kalimat Tauhid Masuk Mapolda Sumsel, Polisi Pastikan Bukan Jaringan Teror
Pria Pembawa Bendera Bertuliskan Kalimat Tauhid Masuk Mapolda Sumsel, Polisi Pastikan Bukan Jaringan Teror. (ist)

AKURAT.CO SUMSEL Seorang pria berusia 24 tahun diamankan aparat kepolisian setelah memasuki kawasan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sumatera Selatan dan membentangkan bendera hijau bertuliskan kalimat tauhid sambil meneriakkan takbir. Peristiwa itu terjadi pada Senin (6/7/2026) malam.

Pria tersebut diketahui bernama Rizky Hidayat (24), warga Kecamatan Ilir Timur I, Palembang. Aksinya segera dihentikan oleh personel yang sedang berjaga sebelum kemudian dibawa untuk menjalani pemeriksaan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Rizky datang seorang diri ke area Mapolda Sumsel dengan membawa sebuah tas. Setibanya di dalam kawasan markas kepolisian, ia mengeluarkan bendera dari tasnya, membentangkannya, lalu beberapa kali meneriakkan takbir.

Melihat tindakan tersebut, petugas yang sedang berjaga langsung mengamankan Rizky tanpa perlawanan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Saat dimintai keterangan, Rizky mengaku kedatangannya ke Mapolda Sumsel bertujuan meminjam helikopter. Ia menyampaikan alasan yang tidak lazim, yakni untuk membawa seseorang yang disebutnya sebagai musuh ke Ethiopia.

Baca Juga: Sepeda Penjual Pempek Lansia Dicuri Saat Salat, Aksi Pelaku Terekam CCTV di Masjid Palembang

"Benar, saya datang karena ingin meminjam helikopter untuk membawa musuh saya ke Ethiopia," ujarnya kepada wartawan, Selasa (7/7/2026).

Ia juga mengaku sebelumnya bermimpi seseorang menghina dirinya dan ibunya. Rizky mengatakan sehari-hari bekerja sebagai juru parkir dan berjalan kaki dari rumah menuju Mapolda Sumsel.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya menegaskan, hasil pemeriksaan awal menunjukkan tidak ditemukan indikasi keterkaitan Rizky dengan jaringan terorisme.

"Dari hasil pemeriksaan sementara, yang bersangkutan tidak memiliki keterkaitan maupun afiliasi dengan jaringan terorisme. Tes urine juga menunjukkan hasil negatif dari penyalahgunaan narkotika," kata Nandang.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang yang dibawa Rizky, di antaranya sebuah bendera hijau bertuliskan kalimat tauhid, telepon genggam, tas punggung, tas selempang, jubah putih, tongkat bambu, sepasang sepatu, kacamata, alat tulis, serta satu botol plastik yang berisi minuman beralkohol.

Menurut Nandang, penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumsel masih mendalami motif kedatangan Rizky ke Mapolda. Selain pemeriksaan lanjutan, polisi juga akan melakukan asesmen psikologis dan kesehatan jiwa terhadap pria tersebut.

"Pemeriksaan psikologis dan kesehatan jiwa dilakukan untuk mengetahui secara utuh latar belakang serta motif yang bersangkutan memasuki area terbatas Mapolda Sumsel," jelasnya.

Polisi mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi terkait peristiwa tersebut dan menunggu hasil pemeriksaan resmi yang masih berlangsung.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Deny Wahyudi
K
Editor
Kurnia