Penanganan Banjir Masuk Babak Baru, Pemkot Palembang Pegang Kendali Lebih Besar

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang memperkuat peran dan kendali dalam penanganan banjir setelah mengikuti rapat koordinasi strategis bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel), Senin (4/5/2026).
Rakor yang dipimpin Gubernur Herman Deru itu dihadiri langsung Wali Kota Ratu Dewa, Wakil Wali Kota Prima Salam, Wakil Gubernur Cik Ujang, hingga perwakilan lintas sektor termasuk Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).
Dalam forum tersebut, Pemkot Palembang mendapat kewenangan lebih luas untuk berkoordinasi langsung dengan organisasi perangkat daerah (OPD) di tingkat provinsi.
Langkah ini dinilai menjadi terobosan penting untuk memangkas birokrasi yang selama ini memperlambat penanganan banjir.
“Alhamdulillah, pembahasan dalam rakor ini sangat teknis dan langsung mengarah pada langkah eksekusi,” ujar Ratu Dewa.
Ia menegaskan, setiap persoalan yang dibahas tidak lagi berhenti pada tataran wacana, melainkan langsung ditentukan solusi serta pihak yang bertanggung jawab di lapangan.
“Begitu ada masalah, langsung jelas siapa berbuat apa. Ini penting agar tidak ada lagi hambatan koordinasi antar kewenangan,” katanya.
Baca Juga: Razia Ilegal Setahun Terbongkar, 19 ASN Dishub Palembang Disanksi: 5 Dipecat, 14 Dimutasi
Salah satu hasil konkret dari rakor tersebut adalah pembentukan satuan tugas (satgas) terpadu yang melibatkan unsur pemerintah kota dan provinsi. Satgas ini telah dibagi secara rinci hingga ke tingkat operasional.
“Satgas sudah disusun detail, mulai dari peran provinsi hingga kota. Jadi pelaksanaan di lapangan bisa lebih cepat dan terarah,” jelasnya.
Ratu Dewa juga menyoroti kendala klasik yang selama ini dihadapi, seperti proses perizinan berlapis dalam pengoperasian infrastruktur pengendali banjir, termasuk pompa air.
“Selama ini untuk menghidupkan pompa saja harus melalui proses panjang. Ke depan hal seperti ini tidak boleh terjadi lagi,” tegasnya.
Selain persoalan genangan, rakor juga membahas penanganan infrastruktur pendukung, mulai dari perbaikan jalan hingga penataan fasilitas publik seperti kawasan Jembatan Ampera.
Dengan adanya kewenangan koordinasi langsung dan dukungan lintas sektor, Pemkot Palembang optimistis penanganan banjir dapat dilakukan lebih cepat, efektif, dan tepat sasaran.
“Sekarang semuanya sudah jelas. Kita bekerja dalam satu tim dengan satu tujuan, yaitu mengatasi banjir di Kota Palembang,” pungkas Ratu Dewa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
- 4PKH Tahap 3 Cair Agustus 2026, Cek Penerima Cukup Pakai NIK KTP
- 5Jadwal Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Plaza 7 Ulu Palembang
- 6Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 15 Agustus 2026
- 7Balasan Menohok Iran Usai Trump Nyatakan Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Milik AS
- 8Video Pengeroyokan Pelajar Beredar, Polisi Cek TKP di Demang Lebar Daun Palembang
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun






