Penangkapan “El Jardinero” Guncang Meksiko, CJNG Mengamuk di Jalanan

AKURAT.CO SUMSEL Penangkapan tokoh kunci kartel narkoba Meksiko, Audias Flores Silva alias “El Jardinero”, pada Senin (28/4/2026) langsung memicu gelombang kekerasan di sejumlah wilayah.
Operasi senyap yang berlangsung tanpa tembakan itu justru berujung pada aksi balasan brutal dari jaringan kriminal yang selama ini ia kendalikan.
Flores Silva disebut sebagai calon penerus Nemesio Oseguera Cervantes, pemimpin utama Jalisco New Generation Cartel (CJNG), yang sebelumnya dilaporkan tewas dalam operasi militer awal tahun ini.
Penangkapannya dinilai sebagai pukulan besar bagi salah satu kartel paling kuat dan berbahaya di Meksiko saat ini.
Tak lama setelah kabar penangkapan tersebar, situasi di negara bagian Nayarit dan Jalisco berubah mencekam.
Baca Juga: Siap-siap, Pemkot Palembang Bakal Terapkan Denda Buang Sampah Sembarangan Mulai 15 Mei 2026
Sejumlah kota dilaporkan dilanda aksi pembakaran kendaraan, toko, dan fasilitas umum taktik yang kerap digunakan kartel untuk menunjukkan kekuatan dan menekan aparat.
Otoritas setempat mengimbau warga untuk tetap berada di dalam rumah, sementara aparat keamanan dikerahkan untuk meredam eskalasi. Hingga kini belum ada laporan korban jiwa, namun ketegangan masih terasa di berbagai titik.
Menurut pernyataan resmi gabungan otoritas Meksiko, Flores Silva ditangkap di komunitas kecil El Mirador setelah 19 bulan dalam pengawasan intensif.
Ia sempat mencoba melarikan diri melalui saluran pembuangan di rumah persembunyiannya.
Penangkapan ini melibatkan koordinasi antara Angkatan Laut Meksiko, Kementerian Keamanan, dan Kejaksaan Agung, dengan dukungan intelijen dari Amerika Serikat.
Menariknya, meski dikelilingi puluhan pengawal dan kendaraan, operasi berlangsung tanpa satu pun tembakan.
“Operasi dilakukan dengan presisi tinggi tanpa korban jiwa maupun kerusakan tambahan,” ujar otoritas dalam pernyataan resmi.
Flores Silva kini menghadapi sejumlah dakwaan serius di Meksiko, serta ancaman ekstradisi ke Amerika Serikat terkait perdagangan narkotika, termasuk fentanyl zat yang menjadi pusat krisis kesehatan global.
Duta Besar AS untuk Meksiko, Ronald Johnson, menyebut penangkapan ini sebagai langkah penting dalam memerangi jaringan narkoba lintas negara.
Namun di balik keberhasilan tersebut, ancaman baru muncul. Penangkapan figur penting seperti “El Jardinero” kerap memicu fragmentasi internal kartel dan perebutan kekuasaan yang berujung pada kekerasan lebih luas.
Hingga Selasa (29/4/2026), aparat keamanan masih disiagakan di wilayah-wilayah terdampak. Pemerintah Meksiko menghadapi dilema klasik: setiap keberhasilan melumpuhkan pimpinan kartel sering kali diikuti lonjakan kekerasan di lapangan.
Penangkapan “El Jardinero” mungkin menjadi kemenangan taktis, namun perang panjang melawan kartel narkoba di Meksiko masih jauh dari kata usai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Daftar Tuntutan Demo Mahasiswa di Jakarta Hari Ini: Harga BBM, MBG dan KDMP Jadi Sorotan Utama
- 45 Ramalan Zodiak Hari Ini, Selasa 18 Agustus 2026: Ada yang Berpeluang Dapat Rezeki dan Kabar Baik
- 5Cara Mencairkan Bansos PKH dan BPNT Agustus 2026 Lewat Bank dan Kantor Pos
- 6Bianca Alessia Christabella Lantang, Putri Sulawesi Utara yang Dipercaya Membawa Baki Bendera Pusaka
- 7Update Terbaru Harga Emas Perhiasan Palembang, Naik atau Turun?
- 8Apakah Hari Ini 18 Agustus 2026 Libur? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun




