Vaksinasi PMK di Sumsel Hampir Tuntas, Sejumlah Daerah Sudah 100 Persen

AKURAT.CO SUMSEL Upaya pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Sumatera Selatan menunjukkan progres signifikan.
Hingga pertengahan April 2026, realisasi vaksinasi tahap pertama telah mendekati target, memberi sinyal positif bagi perlindungan kesehatan ternak di wilayah tersebut.
Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumsel mencatat, dari total target 20.000 dosis pada tahap awal, sebanyak 17.519 dosis atau 87,6 persen telah disalurkan ke berbagai kabupaten/kota.
Artinya, hanya tersisa sekitar 2.000 dosis yang dikejar penyelesaiannya hingga akhir April.
Kepala DKPP Sumsel, Ruzuan Effendi, menyebut capaian ini tidak lepas dari percepatan distribusi dan partisipasi aktif peternak di lapangan. “Kami optimistis tahap pertama bisa tuntas sesuai target waktu,” ujarnya di Palembang, Rabu.
Menariknya, sejumlah daerah bahkan telah mencatatkan capaian sempurna. Kota Palembang bersama beberapa kabupaten seperti Ogan Komering Ulu Timur, Empat Lawang, hingga Musi Banyuasin dilaporkan sudah mencapai vaksinasi 100 persen.
Keberhasilan ini dinilai menjadi indikator kesiapan daerah dalam menekan risiko penyebaran PMK.
Baca Juga: Kasus Korupsi Sungai Lalan Makin Terkuak, Kejati Sumsel Sita Dokumen dan Barang Elektronik
Secara keseluruhan, vaksinasi tahap pertama telah menjangkau 17 kabupaten/kota di Sumsel. Pemerintah daerah pun kini fokus menuntaskan sisa distribusi sekaligus memperkuat langkah pencegahan lainnya.
Di sisi lain, DKPP juga mulai menyiapkan pelaksanaan tahap kedua yang dijadwalkan berlangsung setelah Juni 2026.
Sebanyak 21.000 dosis vaksin telah dialokasikan, meski pelaksanaannya masih menunggu arahan dari pemerintah pusat.
Tak hanya mengandalkan vaksinasi, pemerintah mengingatkan pentingnya langkah preventif di tingkat peternak. Pengetatan lalu lintas hewan, peningkatan sanitasi kandang, hingga penerapan biosecurity dan penggunaan disinfektan menjadi kunci untuk menjaga ternak tetap sehat.
“Pengendalian PMK tidak cukup hanya dengan vaksin. Disiplin dalam menjaga kebersihan dan pengawasan pergerakan hewan juga sangat menentukan,” kata Ruzuan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
- 4PKH Tahap 3 Cair Agustus 2026, Cek Penerima Cukup Pakai NIK KTP
- 5Jadwal Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Plaza 7 Ulu Palembang
- 6Daftar Tuntutan Demo Mahasiswa di Jakarta Hari Ini: Harga BBM, MBG dan KDMP Jadi Sorotan Utama
- 7Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 15 Agustus 2026
- 8Balasan Menohok Iran Usai Trump Nyatakan Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Milik AS
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun








