H-8 Lebaran 2026, Arus Penyeberangan Tanjung Api-Api–Muntok Masih Normal

AKURAT.CO SUMSEL Aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Penyeberangan Tanjung Api-Api menuju Pelabuhan Penyeberangan Tanjung Kalian masih terpantau normal pada H-8 menjelang Hari Raya Idulfitri 2026.
Hingga Jumat (13/3/2026), belum terlihat adanya lonjakan signifikan baik dari jumlah penumpang maupun kendaraan yang melakukan perjalanan melalui jalur penyeberangan tersebut.
Kepala UPTD Pelabuhan Penyeberangan Tanjung Api-Api, Pandu Wibowo, mengatakan arus mudik melalui lintasan tersebut masih berjalan seperti hari biasa.
“Untuk arus mudik yang melalui Pelabuhan Tanjung Api-Api saat ini masih terpantau normal, belum ada peningkatan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (13/3/2026).
Menurut Pandu, berdasarkan jadwal operasional Maret 2026, layanan penyeberangan dari kedua pelabuhan berlangsung dengan sembilan kali trip setiap hari.
Kapal diberangkatkan secara bergantian mulai pukul 07.00 WIB, 09.00 WIB, 11.00 WIB, 13.00 WIB, 15.00 WIB, 17.00 WIB, 19.00 WIB, 21.00 WIB hingga trip terakhir pada pukul 00.00 WIB.
Beberapa kapal yang melayani lintasan ini antara lain KMP Jembatan Musi I dan KMP Adhi Swadarma III, serta kapal lainnya seperti Municipal XI, Dharma Santosa, Garda Maritim 5, Mutiara Pertiwi III, Belanak, Mutis, hingga Dharma Kartika I.
Baca Juga: AS Belum Siap Kawal Kapal Tanker di Selat Hormuz, Fokus Hancurkan Kemampuan Militer Iran
Secara keseluruhan terdapat 16 kapal yang disiapkan untuk melayani lintasan Tanjung Api-Api–Tanjung Kalian, dengan 14 kapal di antaranya aktif beroperasi dan sisanya sebagai armada cadangan.
Pandu menjelaskan, kapal cadangan akan dioperasikan jika terjadi gangguan teknis pada kapal yang sedang melayani trip penyeberangan.
“Jika kapal pada trip pertama mengalami kerusakan, maka akan digantikan oleh kapal cadangan. Sementara jika kerusakan terjadi pada trip berikutnya, bisa digantikan oleh kapal yang dijadwalkan selanjutnya atau menyesuaikan kondisi di lapangan,” jelasnya.
Selain itu, pihak pelabuhan juga membuka kemungkinan penambahan trip apabila terjadi antrean kendaraan yang cukup tinggi menjelang keberangkatan terakhir.
Apabila pada trip terakhir pukul 00.00 WIB tingkat keterisian kendaraan mencapai lebih dari 70 persen dan masih terdapat antrean, maka trip tambahan dapat dijalankan menggunakan kapal cadangan.
Menurut Pandu, lonjakan arus mudik di jalur penyeberangan tersebut biasanya baru mulai terlihat beberapa hari menjelang Hari Raya Idulfitri.
Karena itu, pihak pelabuhan terus melakukan pemantauan terhadap pergerakan penumpang maupun kendaraan guna memastikan layanan penyeberangan tetap berjalan lancar.
“Kami terus memantau perkembangan arus mudik agar pelayanan penyeberangan tetap optimal dan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman,” katanya.
Sementara itu, untuk pembelian tiket penyeberangan saat ini hanya dapat dilakukan secara online melalui sistem tiket digital Ferizy.
Penumpang yang akan melakukan perjalanan diwajibkan memesan tiket lebih dahulu melalui laman resmi https://trip.ferizy.com/ sebelum tiba di pelabuhan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 2Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 3Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 4Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 55 Ramalan Zodiak Hari Ini 17 Oktober 2026, Bagaimana Nasib Asmara dan Keuangan?
- 65 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 75 Brand Kecantikan di Bawah Martha Tilaar Group, Ada PAC hingga Belia
- 8Harley-Davidson Siapkan Motor Murah Sprint, Harga Berpotensi Rp30 Jutaan
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







