Dinas Kesehatan Muara Enim Lakukan Sidak untuk Cegah Keracunan Makanan di Sekolah, 20 Jajanan Diuji Sampel

AKURAT.CO SUMSEL Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim melakukan sidak ke sejumlah kantin sekolah dan pedagang makanan di sekitar sekolah.
Sidak ini dilakukan untuk mencegah kejadian serupa kasus keracunan makanan yang terjadi di Palembang.
Administrator muda kesehatan lingkungan, kerja dan olahraga Dinas Kesehatan Muaraenim, Nunung Rahmawati, menyatakan bahwa tujuan utama Sidak ini adalah untuk mencegah terjadinya kasus serupa di wilayah Muaraenim.
"Selain memeriksa makanan yang dijual, kami juga mengajarkan pedagang untuk menghindari menjual makanan yang mengandung bahan berbahaya," ujar Nunung.
Dikatakan Nunung, berdasarkan informasi yang didapat, beredar jenis minuman semprot yang infonya mengandung zat-zat berbahaya, ada dua macam jenisnya yakni botol seperti granat dan botol parfum.
Baca Juga: Selamatkan 15 Ribu Jiwa, Polda Sumsel Musnahkan 1,5 Kilogram Sabu-Sabu
"Tapi Alhamdulilah pada inspeksi hari ini, kita melakukan sidak di 3 sekolah secara random seperti di MIN 1 Muara Enim, kemudian SDN 3 Muara Enim serta SDN 6 Muara enim, serta di sejumlah warung dan pedagang yang berjualan di sekitar sekolah, kita belum menemukan adanya ciki atau permen yang dicurigai," ujarnya.
Tim dari Dinas Kesehatan melakukan Sidak di MIN 1 Muaraenim, SDN 3 Muaraenim, dan SDN 6 Muaraenim, serta beberapa warung di sekitar sekolah. Dari hasil inspeksi, belum ditemukan adanya ciki atau permen yang dicurigai.
Namun demikian, tim Dinas Kesehatan mengambil sekitar 20 sampel jajanan anak-anak untuk diperiksa lebih lanjut di BPOM.
"Kami akan mengecek apakah jajanan tersebut terdaftar di BPOM dan memastikan kandungannya aman untuk dikonsumsi," tambah Nunung.
Plt. Kepala Sekolah SDN 6 Muaraenim, Beni Ermawan, mengapresiasi langkah Dinas Kesehatan ini.
"Sidak ini sangat penting untuk memastikan bahwa kantin sekolah tidak menjual makanan berbahaya. Selain itu, ini memberi kita kesempatan untuk menjadi lebih waspada dengan makanan yang dikonsumsi siswa," ujarnya. (Ika)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Daftar Tuntutan Demo Mahasiswa di Jakarta Hari Ini: Harga BBM, MBG dan KDMP Jadi Sorotan Utama
- 4Bansos PKH BPNT Agustus 2026 Cair, Dapat Berapa?
- 5Cara Mencairkan Bansos PKH dan BPNT Agustus 2026 Lewat Bank dan Kantor Pos
- 6Sempat Mondar-mandir di Danau OPI, Pemuda Ini Ditemukan Tewas Tergantung
- 75 Ramalan Zodiak Hari Ini, Selasa 18 Agustus 2026: Ada yang Berpeluang Dapat Rezeki dan Kabar Baik
- 8Update Terbaru Harga Emas Perhiasan Palembang, Naik atau Turun?
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun









