Sumsel

Viral Pedagang Ikan Bersujud di Depan Polisi di Palembang, Ini Klarifikasi Polda Sumsel

Maman Suparman | 27 Januari 2025, 14:55 WIB
Viral Pedagang Ikan Bersujud di Depan Polisi di Palembang, Ini Klarifikasi Polda Sumsel

AKURAT.CO SUMSEL Sebuah video yang menunjukkan seorang pedagang ikan bersujud di hadapan anggota polisi viral di media sosial setelah diunggah oleh akun TikTok @leocoker.

Dalam video tersebut, pedagang ikan terlihat memohon maaf kepada polisi yang diduga marah akibat terkena cipratan air genangan dari jerigen yang dibawa oleh sang pedagang.

Peristiwa itu disebut terjadi di salah satu jalan di Palembang, Sumatra Selatan. Meski sudah berulang kali bersujud, polisi yang terlibat dalam insiden itu terlihat enggan memaafkan, bahkan sempat membawa kunci motor pedagang tersebut.

Video ini menuai beragam reaksi dari warganet. Banyak yang menyayangkan tindakan polisi yang dinilai arogan. Namun, pihak Kepolisian Daerah Sumatra Selatan (Polda Sumsel) melalui Kabid Humas Kombes Pol Sunarto memberikan klarifikasi terkait kejadian tersebut.

Menurut Kombes Pol Sunarto, insiden itu memang terjadi di wilayah Palembang. Namun, ia membantah narasi yang menyebut polisi bertindak arogan. Sunarto menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika pedagang ikan yang mengendarai motor menabrak polisi dari belakang.

"Kejadian bermula ketika pedagang ikan dan anggota polisi melaju di arah yang sama, lalu secara tiba-tiba pedagang ikan menabrak bagian belakang kendaraan polisi hingga keduanya terpaksa berhenti," ujar Sunarto, Senin (27/1/2025).

Baca Juga: Tanpa Air Bersih, Warga Muara Enim Sumsel: Kami Terpaksa Beli Air Setiap Hari

Setelah kejadian itu, anggota polisi meminta pedagang untuk menepi. Saat diminta menunjukkan surat-surat kendaraan, pedagang ikan tidak dapat menyediakannya. Polisi pun berencana membawa pengendara tersebut ke pos polisi terdekat untuk dilakukan penilangan.

Namun, menurut Sunarto, pedagang ikan tersebut meminta keringanan dan memohon agar tidak ditilang.

"Pengendara tersebut spontan bersujud meminta bantuan agar tidak ditilang," jelasnya.

Setelah melihat tindakan pedagang ikan yang bersujud, anggota polisi tersebut merasa iba dan memutuskan untuk mengembalikan kunci motor serta membatalkan tilang.

"Anggota kita merasa kasihan dan melanjutkan perjalanan. Kejadian pun selesai di tempat," terang Sunarto.

Meski demikian, Sunarto tidak merinci lokasi pasti kejadian maupun identitas pihak-pihak yang terlibat.

"Anggota tidak sempat menanyakan identitas penabrak, dan kejadian sudah dianggap selesai oleh kedua belah pihak," katanya. (Kurnia)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia