Badan Gizi Nasional Akan Turun Langsung Siapkan Menu Makan Siang Bergzi di Palembang

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang akan segera meluncurkan program makan siang bergizi gratis bagi para siswa di Bumi Sriwijaya. Program ini akan mencakup siswa mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Menu makanan bergizi tersebut dirancang khusus untuk mendukung asupan gizi yang seimbang, termasuk nasi, buah, sayur, lauk pauk, susu, dan air putih.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Palembang, Amri Adrianus, menyatakan bahwa menu ini sudah dihitung kandungannya oleh badan gizi nasional yang telah dibentuk khusus untuk program ini.
"Nantinya badan gizi nasional yang akan mempersiapkan menu makanannya, kami hanya akan menyiapkan siswa dan guru," jelas Amri pada Jumat (15/11/2024).
Menurut Amri, program ini adalah bagian dari inisiatif Presiden Prabowo untuk menyediakan makanan bergizi bagi siswa di seluruh Indonesia.
Di Palembang, menu yang akan disajikan diperkirakan memiliki biaya antara Rp25 ribu hingga Rp30 ribu per porsi. Perkiraan tersebut didasarkan pada simulasi yang telah dilakukan oleh pemerintah pusat.
Namun, untuk penerapan penuh program ini, masih diperlukan petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat.
Baca Juga: Siap-Siap! Kantor Wali Kota Palembang Siap Dibuka untuk Umum sebagai Objek Wisata Sejarah
"Belum ada juklak dan juknis yang final, tetapi sekolah-sekolah yang akan menjadi lokasi simulasi sudah dipilih, termasuk catering yang akan bekerja sama," tambah Amri.
Rencana awal menyebutkan bahwa program makan siang bergizi ini akan mulai direalisasikan pada akhir November 2024.
Namun, Disdik Palembang masih menunggu keputusan mengenai frekuensi pembagian makanan, apakah akan dilakukan setiap hari, seminggu sekali, atau dengan interval lain.
Berdasarkan data dari Disdik Palembang, program ini akan mencakup 56 Sekolah Dasar (SD) dan 64 Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang tersebar di kota Palembang.
Selain itu, program juga akan menjangkau PAUD, Taman Kanak-kanak (TK), SD, dan SMP di Madrasah Ibtidaiyah serta Madrasah Tsanawiyah, dengan total 278.897 siswa di sekolah negeri dan swasta
Simulasi awal program ini akan didanai melalui anggaran daerah yang telah disusun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2025. Total anggaran yang telah disiapkan untuk program ini mencapai Rp42 miliar.
"Inisiatif ini juga datang dari PJ Wali Kota Palembang, yang berencana mengadakan simulasi di beberapa sekolah, termasuk satu SD Negeri dan satu SMP Negeri, sebagai langkah awal," jelas Amri. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 2Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 3Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 4Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 55 Ramalan Zodiak Hari Ini 17 Oktober 2026, Bagaimana Nasib Asmara dan Keuangan?
- 65 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 75 Brand Kecantikan di Bawah Martha Tilaar Group, Ada PAC hingga Belia
- 8Harley-Davidson Siapkan Motor Murah Sprint, Harga Berpotensi Rp30 Jutaan
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







