Gubernur Herman Deru Tegaskan Makna Visi "Prasasti Talang Tuo" untuk Pembangunan Sumsel yang Berkelanjutan

AKURAT.CO SUMSEL – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dalam pidato sambutan pada Rapat Paripurna IX DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Senin (3/3/2025), menjelaskan bahwa visi "Sumsel Maju Terus untuk Semua" yang menjadi pijakannya dalam membangun provinsi ini berakar dari nilai-nilai yang terkandung dalam Prasasti Talang Tuo.
Prasasti peninggalan Kerajaan Sriwijaya ini, yang ditemukan pada 1920 di kaki Bukit Siguntang, Palembang, menjadi simbol semangat pembangunan berkelanjutan bagi Herman Deru dan jajaran pemerintahannya.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Selasa 4 Maret 2025, BMKG Sebut Hujan Petir Hampir Merata di Seluruh Sumsel
Menurut Herman Deru, Prasasti Talang Tuo mengandung pesan mendalam tentang manusia yang terhubung dengan Sang Pencipta, sesama manusia, dan alam semesta.
Nilai tersebut mengarahkan pemikiran dalam pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada kepentingan fisik, tetapi juga pada kesejahteraan sosial dan lingkungan.
Baca Juga: Sumsel Alami Deflasi 0,41% di Februari: Apa Penyebabnya?
Hal ini tercermin dari konsep pembangunan Taman Ksetra yang digagas oleh Sri Jayanasa yang menekankan pentingnya keberlanjutan dan kesejahteraan bersama.
"Dalam visi kami, semangat yang terkandung dalam Prasasti Talang Tuo kami pancarkan kembali untuk mewujudkan Sumsel Maju Terus untuk Semua. Kami ingin memastikan bahwa pembangunan ini dirasakan oleh semua lapisan masyarakat di seluruh daerah, bukan hanya di pusat," jelas Herman Deru dalam pidatonya.
Baca Juga: Polrestabes Palembang Identifikasi Pelaku Begal Bermobil, Segera Lakukan Penangkapan
Gubernur juga menguraikan makna mendalam dari setiap kata dalam visi tersebut.
Sumsel sebagai wilayah di bagian selatan Pulau Sumatera, mengandung identitas sejarah sebagai pusat Kerajaan Sriwijaya.
Maju mengandung makna pembangunan yang berkelanjutan, baik fisik maupun nonfisik, yang merata hingga ke seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.
Baca Juga: Polrestabes Palembang Identifikasi Pelaku Begal Bermobil, Segera Lakukan Penangkapan
Keras berarti pembangunan yang terus berlanjut tanpa mengorbankan masa depan, sementara Semua menegaskan prinsip pemerataan pembangunan yang adil dan merata.
Pembangunan berkelanjutan yang diusung Herman Deru ini juga menekankan pada tiga dimensi penting: sosial, ekonomi, dan lingkungan.
Baca Juga: Operasi Pekat Musi 2025, Polrestabes Palembang Amankan 91 Tersangka dari Berbagai Kasus Kejahatan
Dalam dimensi sosial, diharapkan tercipta masyarakat yang inklusif dan adil.
Dari sisi ekonomi, kemajuan harus menciptakan peluang kerja yang layak, sementara dalam dimensi lingkungan, sumber daya alam harus dikelola dengan bijak untuk memastikan kelestariannya.
Baca Juga: Wali Kota Ratu Dewa dan Kapolrestabes Palembang Sepakat Perkuat Keamanan Kota
"Sumsel Maju Terus untuk Semua" bukan sekadar slogan, tetapi sebuah komitmen untuk menciptakan kesejahteraan yang dirasakan oleh seluruh masyarakat, tanpa terkecuali," pungkasnya.
Hadir dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang, mendampingi Gubernur Herman Deru dalam rapat paripurna yang dihadiri oleh anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









