Sumsel Catat Lonjakan Produksi Gabah Capai 3,5 Juta Ton, Naik 600 Ribu Ton dari Tahun Lalu

AKURAT.CO SUMSEL Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mencatat capaian gemilang di sektor pertanian.
Hingga September 2025, produksi gabah kering giling (GKG) di wilayah ini meningkat signifikan hingga 3,5 juta ton, naik sekitar 600–700 ribu ton dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai 2,7 juta ton.
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan, peningkatan ini menjadi bukti bahwa produktivitas pertanian di daerahnya terus mengalami kemajuan pesat.
“Rata-rata produktivitas lahan kita sudah mencapai 3,5 juta ton GKG, naik dari sebelumnya 2,7 juta ton. Artinya, ada lompatan signifikan dalam produktivitas. Presiden juga menargetkan peningkatan sebesar 300 ribu ton tahun ini, dan hingga September saja kita sudah melampaui target dengan tambahan lebih dari 600 ribu ton,” ujar Herman Deru, Kamis (16/10/2025).
Baca Juga: Cuaca Tak Menentu, Kasus ISPA di Sumsel Naik 551 Kasus dalam Sebulan
Deru menuturkan, pencapaian ini menjadikan Sumsel sebagai salah satu daerah dengan peningkatan produksi tertinggi di Indonesia.
Ia juga menegaskan, sektor pertanian di Sumsel masih sangat potensial untuk terus dikembangkan melalui program ekstensifikasi dan intensifikasi pertanian.
“Tahun ini, Presiden Prabowo menugaskan Sumsel untuk melakukan ekstensifikasi pertanian dengan target pembukaan lahan baru seluas 48 ribu hektare.
Program tersebut sudah berjalan baik. Dengan tambahan ini, luas lahan pertanian Sumsel naik dari 519 ribu hektare menjadi 567 ribu hektare, dan posisi kita meningkat ke lima besar provinsi penyumbang ketahanan pangan nasional,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa menilai Sumsel memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Ia menekankan pentingnya dukungan infrastruktur seperti irigasi, jalan produksi, dan akses pelabuhan agar produktivitas pertanian dapat terus meningkat.
“Ketahanan pangan membutuhkan interkoneksi antara berbagai sektor, termasuk infrastruktur pertanian dan distribusi hasil panen. Kehadiran Pelabuhan Palembang New Port Tanjung Carat misalnya, akan sangat menunjang distribusi hasil pertanian Sumsel,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









