Desember Jadi Puncak Musim Hujan, 7 Wilayah Sumsel Diprediksi Bercurah Hujan Tinggi 300-400 MM

AKURAT. CO SUMSEL - Bulan Desember disebut akan jadi puncak musim hujan di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Sumatera Selatan.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi curah hujan di sejumlah wilayah Sumsel dengan kategori tinggi.
Akumulasi curah hujan bahkan diperkirakan mencapai 300-400 mm.
Baca Juga: BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Sumsel, Warga Diminta Waspada Banjir dan Angin Kencang
Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Sumsel Wandayantolis menjelaskan, akumulasi curah hujan pada angka tersebut normal terjadi pada puncak musim hujan seperti saat ini, namun tetap termasuk kategori tinggi.
Oleh karenanya, masyarakat pun diimbau untuk waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi.
Lebih lanjut, Wandayantolis juga menyebut jika curah hujan tinggi yang mencapai 300-400 mm itu juga menjadi penyebab banjir di Aceh lantaran turun dalam sehari.
Baca Juga: Dua Debitur Diduga Alihkan Kendaraan Kredit, Leasing di Palembang Rugi Hampir Rp700 Juta
Wilayah Sumsel dengan Curah Hujan Kategori Tinggi
Berdasarkan data BMKG, curah hujan tinggi akan terjadi di 7 wilayah Sumsel.
Ketujuh wilayah tersebut diantaranya:
Baca Juga: Cek Titik Rawan Banjir di Ujan Mas, Herman Deru Perintahkan Pemda Siaga Penuh Hadapi Puncak Hujan
1. Palembang
2. Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)
3. Muara Enim
Baca Juga: Jalan Poros Pulau Panggung–Gumay Ulu Rampung, Waktu Tempuh Pangkas Lebih dari 50 Persen
4. Ogan Ilir
5. Prabumulih
6. Ogan Komering Ulu (OKU)
7. OKU Timur.
Baca Juga: HUT ke-66, Pusri Palembang Perkuat Sinergi Perusahaan–Warga Lewat Lomba Kampung Sehati
Sementara itu, wilayah yang terdampak curah hujan tinggi sebagian tersebar di OKI, Muba, Banyuasin, OKU Selatan, Pagar Alam, Lahat, Empat Lawang, Lubuklinggau, Musi Rawas, dam Muratara.
Prediksi Penurunan Curah Hujan
BMKG juga memprediksi pada Januari 2026 nanti kisaran curah hujan di Sumsel akan mengalami penurunan.
Baca Juga: Genangan Air di Kambang Iwak Soroti Buruknya Drainase Ruang Publik Palembang
Kendati demikian, kategorinya masih menengah hingga tinggi.
Curah hujannya diprediksi asa di kisaran angka 200 mm-400 mm.
Kondisi ini tetap menuntut kewaspadaan khusus, terutama di daerah-daerah rawan bencana hidrometeorologi.
Baca Juga: Residivis Pembunuhan di Palembang Kembali Dibekuk Usai Gelapkan Motor Teman
Seperti lereng tebing, bantaran sungai, dan daerah perkotaan yang rentan genangan dan banjir.
Imbauan BMKG
BMKG Sumsel mengimbau pemda dan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kejadian hujan ekstrem yang berpotensi bencana pada periode puncak hujan.
Kepada pemerintah daerah, BMKG mengimbau untuk mempersiapkan sistem drainase perkotaan, agar genangan dapat diminimalkan.
Dinas terkait juga perlu mengidentifikasi dan memperkuat area rawan longsor. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
- 4PKH Tahap 3 Cair Agustus 2026, Cek Penerima Cukup Pakai NIK KTP
- 5Jadwal Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Plaza 7 Ulu Palembang
- 6Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 15 Agustus 2026
- 7Balasan Menohok Iran Usai Trump Nyatakan Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Milik AS
- 8Video Pengeroyokan Pelajar Beredar, Polisi Cek TKP di Demang Lebar Daun Palembang
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun







