Keren! Ternyata Segini Pengeluaran Warga Palembang untuk Membeli Buah-Buahan

AKURAT.CO SUMSEL Masyarakat Kota Palembang mengalami penurunan dalam pengeluaran untuk jeruk bali pada tahun 2023.
Rata-rata pengeluaran per kapita untuk jeruk bali tercatat sebesar Rp1.851,90 per minggu, turun dari Rp2.137,40 per minggu yang dibelanjakan pada tahun sebelumnya.
Dalam hal pengeluaran untuk buah-buahan, jeruk bali tetap menjadi yang teratas. Pengeluaran per kapita untuk jeruk bali mencapai Rp1.851,90 per minggu, diikuti oleh pepaya dengan pengeluaran Rp1.073,42 per minggu.
Pisang lainnya menempati urutan ketiga dengan pengeluaran Rp939,72 per minggu, disusul oleh buah-buahan lainnya dengan pengeluaran Rp707,39 per minggu.
Baca Juga: Setelah Kenaikan Signifikan, Emas Antam Turun Rp3 Ribu per Gram
Sedangkan, langsat menjadi yang terendah dengan pengeluaran Rp23,88 per minggu.
Pengeluaran per kapita merupakan angka yang dihitung dari total pengeluaran konsumsi makanan dalam seminggu, dibagi dengan jumlah anggota rumah tangga.
Pengeluaran ini dikelompokkan menjadi dua kategori utama, kebutuhan makanan dan bukan makanan. Untuk kebutuhan makanan, angka pengeluaran dihitung setiap minggu, sementara untuk bukan makanan dihitung bulanan dan tahunan.
Semua data ini diolah dan dikonversikan menjadi rata-rata pengeluaran per kapita bulanan.
Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), angka-angka ini diperoleh dari pembagian jumlah konsumsi seluruh rumah tangga dengan jumlah penduduk yang ada.
Penurunan pengeluaran untuk jeruk bali ini mencerminkan perubahan dalam pola konsumsi masyarakat Palembang, yang mungkin dipengaruhi oleh fluktuasi harga dan perubahan selera konsumsi. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









