Sumsel

Bau Asap Karhutla Mulai Tercium di Palembang, Kualitas Udara Tidak Sehat

Deni Hermawan | 13 Agustus 2024, 14:14 WIB
Bau Asap Karhutla Mulai Tercium di Palembang, Kualitas Udara Tidak Sehat

AKURAT.CO SUMSEL Bau asap dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mulai tercium di wilayah Palembang pada pagi hari ini. Asap tersebut diduga terbawa angin dari kebakaran lahan yang terjadi di Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.

"Saat ini tim Manggala Agni beserta seluruh Satgas sedang fokus melakukan pemadaman di Lempuing Jaya," kata Kepala Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan (BPPIKHL) Wilayah Sumatra, Ferdian Kristanto, Selasa (13/8/2024).

Berdasarkan data dari Air Visual yang diambil antara pukul 07.00 hingga 08.00 WIB, indeks kualitas udara di Palembang menunjukkan kondisi yang tidak sehat dengan konsentrasi partikel (PM) 2,5 mencapai 97 mikrogram per meter kubik (µg/m³).

Sementara itu, data dari BMKG menunjukkan kualitas udara berada pada kondisi tidak sehat, dengan konsentrasi PM 2,5 mencapai puncak 81,60 mikrogram per meter kubik pada pukul 08.00 WIB.

"Dari beberapa lokasi, terdeteksi bau asap dengan kondisi Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) yang masih dalam kategori sedang," ujar Ferdian.

Ia juga menginformasikan bahwa tim darat sudah dikerahkan ke lokasi kebakaran untuk melakukan pemadaman. Selain itu, dua unit helikopter water bombing telah diterjunkan untuk memadamkan api dari udara.

Baca Juga: Viral, Emak-emak di Pati Hampir Dikeroyok Peserta Karnaval Karena Minta Volume Sound Horeg Dikecilkan

Kebakaran di OKI, yang terjadi di area lahan gambut dengan vegetasi karet dan semak belukar, terdeteksi telah berlangsung sejak kemarin siang.

"Kebakaran telah berlangsung sejak kemarin siang dan pemadaman langsung terus berlangsung hingga malam hari," jelas Ferdian.

Sementara, Kepala Manggala Agni Daops Sumatera XVII, Edi Satriawan, menambahkan bahwa kebakaran terjadi di area perkebunan milik warga.

Hingga saat ini, sekitar satu hektare lahan telah berhasil dipadamkan, namun total luasan lahan yang terbakar masih belum dapat dipastikan karena proses pemadaman masih berlangsung.

"Sejauh ini, api telah dipadamkan seluas sekitar satu hektare. Namun, karena petugas masih berjuang untuk memadamkan api, jumlah total lahan yang terbakar masih belum diketahui," tutupnya. (Kurnia)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
H
Editor
Hermanto