Pj Gubernur Sumsel Elen Setiadi Sebut Inflasi Masih Terkendali, Pemprov Siapkan Strategi Penting

AKURAT.CO SUMSEL Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan, Elen Setiadi menghadiri acara Rilis Berita Resmi Statistik (BRS) Bulan Agustus 2024 yang diadakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumsel. Acara yang berlangsung di Graha Bina Praja Pemprov Sumsel ini juga dihadiri oleh Kepala BPS Provinsi Sumsel, Moh. Wahyu Yulianto.
Dalam rilis kali ini, BPS mengungkapkan bahwa Provinsi Sumatera Selatan mencatat inflasi year on year (y-o-y) sebesar 1,87 persen untuk bulan Juli 2024.
Indeks Harga Konsumen (IHK) di provinsi ini tercatat sebesar 106,11. Kota Palembang mengalami inflasi tertinggi dengan angka 2,09 persen, sementara Kabupaten Muara Enim mencatat inflasi terendah sebesar 1,04 persen.
Kenaikan harga yang berkontribusi terhadap inflasi meliputi kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang naik 2,02 persen, perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 2,17 persen, serta pendidikan yang mengalami lonjakan 2,86 persen.
Namun, kelompok pakaian dan alas kaki, serta perlengkapan rumah tangga menunjukkan penurunan, masing-masing sebesar 1,40 persen dan 0,86 persen.
Tingkat deflasi month to month (m-to-m) bulan Juli 2024 tercatat 0,29 persen, sedangkan tingkat inflasi year to date (y-to-d) adalah 0,35 persen.
Pj Gubernur Sumsel, Elen Setiadi menanggapi hasil rilis tersebut dengan optimis. Dalam keterangannya, Elen mengungkapkan bahwa meskipun Sumsel mengalami inflasi, angka tersebut masih di bawah rata-rata nasional dan berada dalam kendali yang baik.
"Kepala BPS menyatakan bahwa inflasi bulan Juli menunjukkan deflasi. Inflasi tetap di atas 2%, jauh di bawah rata-rata nasional. Secara keseluruhan, inflasi Sumsel tidak meningkat," ujar Elen Setiadi, Kamis (1/8/2024).
Elen menjelaskan bahwa deflasi pada beberapa komoditas seperti cabai merah, bawang merah, dan tomat disebabkan oleh pasokan yang melimpah.
Di sisi lain, inflasi yang terjadi juga bersifat situasional, seperti biaya pendidikan yang cenderung meningkat setiap tahun. Ia juga mencatat beberapa faktor kejutan, seperti kenaikan harga emas dan peralatan skincare, yang turut menyumbang inflasi.
Mengenai komoditas beras, Elen menyatakan bahwa inflasi yang bersumber dari beras telah menjadi perhatian serius bagi Pemprov Sumsel.
Pemerintah daerah telah menyiapkan strategi untuk mengatasi masalah ini dengan mengundang perusahaan terkait dan Bulog untuk merumuskan langkah-langkah konkret dalam pengendalian harga beras.
"Untuk mengontrol inflasi yang disebabkan oleh beras, kami sudah menyiapkan beberapa rencana. Untuk memastikan harga beras tetap stabil, kami akan bekerja sama dengan berbagai pihak," tambahnya.
BPS juga merilis data mengenai Nilai Tukar Petani (NTP) yang menunjukkan peningkatan sebesar 1,45 persen pada bulan Juli 2024. NTP bulan Juli tercatat sebesar 124,18, naik dari 122,40 pada bulan sebelumnya. Kenaikan ini dipengaruhi oleh subsektor seperti tanaman pangan, perkebunan, serta perikanan budidaya.
Namun, beberapa subsektor mengalami penurunan, seperti hortikultura yang turun 4,12 persen dan peternakan yang mengalami penurunan sebesar 1,48 persen dan Perikanan Tangkap 0,20 persen. *
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Daftar Tuntutan Demo Mahasiswa di Jakarta Hari Ini: Harga BBM, MBG dan KDMP Jadi Sorotan Utama
- 45 Ramalan Zodiak Hari Ini, Selasa 18 Agustus 2026: Ada yang Berpeluang Dapat Rezeki dan Kabar Baik
- 5Cara Mencairkan Bansos PKH dan BPNT Agustus 2026 Lewat Bank dan Kantor Pos
- 6Bianca Alessia Christabella Lantang, Putri Sulawesi Utara yang Dipercaya Membawa Baki Bendera Pusaka
- 7Update Terbaru Harga Emas Perhiasan Palembang, Naik atau Turun?
- 8Apakah Hari Ini 18 Agustus 2026 Libur? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun








