Daftar Harga Kios Pasar 16 Ilir Mulai Dari Golongan Subsidii, Tengah hingga Atas

AKURAT.CO SUMSEL Proses revitalisasi Pasar 16 Ilir Palembang yang sedang dilakukan oleh PT Bima Citra Realty (BCR) dan Perumda Pasar Palembang Jaya menemui kendala terkait harga kios.
Walaupun skema revitalisasi bertujuan untuk meningkatkan kualitas pasar, beberapa pedagang mengungkapkan ketidakpuasan mereka terhadap harga kios yang dianggap terlalu mahal.
Direktur Utama PT BCR, Satria Arif Rahmat, menjelaskan bahwa skema harga kios di Pasar 16 Ilir telah disepakati oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dan disetujui oleh sebagian besar pedagang.
"Para pedagang harus membayar uang muka sebesar 20% dari harga kios, atau down payment atau DP. Pembayaran sisa dapat dicicil selama dua belas bulan dan dapat dilunasi melalui bank. Untuk golongan subsidi, Perumda Pasar dan PT BCR akan menanggung sebagian biaya," ujarnya, Sabtu (31/82024).
Baca Juga: 46 Pasangan Calon Siap Bertarung di Pilkada Serentak Sumsel 2024, Ini Daftarnya!
Satria menegaskan bahwa revitalisasi Pasar 16 Ilir berbeda dengan proyek Pasar Cinde. Dalam proyek ini, bangunan tidak akan dihancurkan tetapi akan diperbaiki dan dipermak untuk meningkatkan kenyamanan pedagang dan pembeli.
"Mengingat pekerjaan revitalisasi sudah memasuki tahap pembangunan lantai 3, maka para pedagang saat ini sedang dipindahkan ke tempat penampungan sementara," katanya.
Namun, kebijakan relokasi ini menghadapi penolakan dari sebagian pedagang. Mereka menilai harga kios yang ditawarkan terlalu tinggi dan merasa tidak siap untuk pindah ke TPS. Satria Arif Rahmat menegaskan bahwa bagi pedagang yang tetap menolak relokasi, pihaknya akan mengambil tindakan hukum.
"Kami tidak akan bertanggung jawab jika pedagang yang tinggal di gedung lama mengalami masalah," ucapnya.
Berikut harga kios dibagi menjadi tiga golongan berdasarkan kemampuan dan kebutuhan pedagang:
1. Golongan Subsidii: Kios untuk pedagang dengan kategori kurang mampu, dijual dengan harga Rp180 juta.
2. Golongan Tengah: Kios untuk pedagang dengan jumlah lebih dari dua kios, dikenakan harga antara Rp240 juta hingga Rp270 juta.
3. Golongan Atas: Kios untuk pedagang dengan kapasitas lebih besar, harga mencapai Rp300 juta hingga Rp337,5 juta. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Bansos PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Aturan Jadwal, Besaran Nominal hingga Cara Cek Penerima
- 2Harga Karet Sumsel Tembus Rp41 Ribu per Kg, Petani Nikmati Kenaikan Tertinggi dalam Beberapa Tahun Terakhir
- 3Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2026 dengan Jam Tayang WIB
- 4Daftar Harga BBM Terbaru di Sumsel, Dexlite dan Pertamina Dex Turun Lagi
- 55 Tuntutan Mahasiswa dalam Demo di Bundaran HI Jakarta Hari Ini
- 6Jadwal Piala Dunia 2026: Qatar vs Swiss, Brazil Hadapi Maroko, hingga Haiti Tantang Skotlandia
- 7Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter
- 8Bansos BPNT Juni 2026 Cair Kapan? Ini Cara Cek Status Penerima, Nominal, dan Jadwal Pencairan
- 9Vivo S60 Series Resmi Meluncur, Usung Baterai 7.200mAh dan Layar 144Hz
- 10Cuaca Palembang Makin Terik, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Terasa Ekstrem









