Jejak Sejarah Masjid Nurul Huda, Cagar Budaya Baru 2025 di Kabupaten Musi Banyuasin

AKURAT. CO SUMSEL - Pemerintah kabupaten Musi Banyuasin (Muba) baru saja menetapkan empat objek bersejarah menjadi cagar budaya baru di tahun 2025.
Penetapan tersebut dilakukan dalam Sidang Penetapan Cagar Budaya Kabupaten Muba di Kantor Disdikbud Muba pada Rabu (9/7/2025).
Salah satu objek bersejarah yang ditetapkan menjadi cagar budaya Muba adalah Masjid Nurul Huda yang ada di Desa Toman, Kecamatan Babat Toman.
Baca Juga: OKI Tertinggi Salurkan KUR di Sumsel, Capai Rp597 Miliar dalam Enam Bulan
Masjid Nurul Huda merupakan salah satu masjid tertua di Kabupaten Musi Banyuasin.
Masjid ini disebut-sebut memiliki sejarah panjang di masa penyebaran agama Islam di Babat Toman, Muba.
Berdasarkan keterangan Tim Pendataan Pokok Kebudayaan, Masjid Nurul Huda didirikan oleh Ki Delamat pada masa pemerintahan Marga Punjung Pangeran Cekmat Jaya Sempurna.
Baca Juga: Wali Kota Palembang Minta Dishub Perbaiki Halte Rusak
Yakni sekitar tahun 1872 Masehi.
Dikatakan oleh Suwandi, salah satu tim pendataan tersebut, jika sejak awal masjid ini memang didirikan untuk tempat ibadah sekaligus pusat penyebaran dakwah agama islam.
Arsitektur dan Struktur Bangunan
Baca Juga: Pemuda 23 Tahun di Palembang Ditangkap Usai Begal Motor, Korban Diancam Pakai Sajam
Masjid Nurul Huda berdiri di atas tanah seluas masjid 8096 meter persegi, dengan luas bangunan 40x40 meter persegi.
Jika diamati sekilas masjid ini memang tampak seperti bangunan persegi yang memiliki satu menara dengan kubah bulat.
Sementara itu, dari segi arsitektur bangunan, masjid yang terletak di Jalan Lintas Sekayu-Babat Toman-Lubuk Linggau ini mengusung konsep Hasta Graha atau segi delapan.
Seluruh bangunan di masjid ini juga disebut belum mengalami perubahan baik dari segi bentuk maupun bahan.
Di dalamnya juga terdapat sebuah mimbar yang konon belum pernah diganti sejak awal pendirian masjid hingga sekarang.
Satu lagi yang menarik dari masjid ini adalah pada tiang saka atau tiang penyangganya yang menggunakan kayu unglen.
Baca Juga: Terseret Arus Deras Saat Mandi, Lansia di OKU Dilaporkan Hilang di Sungai Komering
Kayu tersebut konon didatangkan langsung dari Sungai Angit atas inisiatif dari pasirah Marga Punjung yang bernama Pangeran Cekmat Jaya Sempurna.
Makna dan Lambang Ornamen Masjid
Masjid Nurul Huda memiliki tiga pintu utama yang melambangkan keberdaan Allah, Nabi Muhammad dan Nabi Adam.
Baca Juga: Rebutan Mangkal, Sopir Angkot di Palembang Jadi Korban Penganiayaan Sesama Rekan
Sedangkan lima mimbar di dalamnya melambangkan sholat lima waktu yang menjadi kewajiban bagi umat Islam.
4 Objek Bersejarah Jadi Cagar Budaya Baru
Selain Masjid Nurul Huda, ada tiga objek bersejarah lainnya yang juga ditetapkan menjadi cagar budaya Muba tahun 2025.
Baca Juga: Instruksi Gubernur Sumsel Larang Truk Batubara, Bupati Muara Enim: Kami Siap Jalankan
Yakni ada Piyagem di Sungai Keruh (manuskrip), Panil Relif Arca Menari di situs Teluk Kijing (benda) dan Jembatan Teluk di Desa Teluk (Struktur).
Penetapan ini dilakukan dengan tujuan untuk memastikan warisan sejarah tersebut tidak akan hilang , rusak atau bahkan musnah.
Harapannya, setelah ditetapkan sebagai cagar budaya, warisan-warisan tersebut akan lebih mudah dikenal dan diapresiasi di kancah global, bahkan diusulka jadi warisan dunia UNESCO. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
- 4PKH Tahap 3 Cair Agustus 2026, Cek Penerima Cukup Pakai NIK KTP
- 5Jadwal Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Plaza 7 Ulu Palembang
- 6Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 15 Agustus 2026
- 7Balasan Menohok Iran Usai Trump Nyatakan Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Milik AS
- 8Video Pengeroyokan Pelajar Beredar, Polisi Cek TKP di Demang Lebar Daun Palembang
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun







