Sumsel

Tampil Gemilang di Brno, Veda Ega Justru Mundur ke Posisi 20 Akibat Penalti

Redaksi | 21 Juni 2026, 16:46 WIB
Tampil Gemilang di Brno, Veda Ega Justru Mundur ke Posisi 20 Akibat Penalti
Pembalap Moto3 asal Indonesia, Veda Ega Pratama/X/Honda Team Asia

AKURAT.CO SUMSEL– Veda Ega Pratama sebenarnya memiliki alasan untuk tersenyum usai sesi kualifikasi Moto3 Grand Prix Ceko 2026 di Sirkuit Brno, Sabtu (20/6/2026).

Pembalap muda Indonesia itu berhasil menembus posisi delapan besar dan mencatat salah satu performa terbaiknya musim ini. Namun hasil positif tersebut tidak bertahan lama.

Pembalap Honda Team Asia tersebut harus menerima hukuman mundur 12 posisi start setelah dijatuhi sangsi slow riding saat sesi kualifikasi berlangsung. Veda yang semula mengamankan posisi start kedelapan terpaksa turun ke urutan ke-20 untuk balapan utama.

Dalam sesi Q2, Veda mencatatkan waktu 2 menit 05,270 detik dan finis di posisi kedelapan. Catatan tersebut menunjukkan peningkatan performa yang cukup signifikan dibandingkan penampilannya pada sesi-sesi sebelumnya.

Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, mengakui adanya peningkatan performa pembalap asal Gunungkidul tersebut. Namun, ia menyayangkan kesalahan yang berujung penalti.

"Kedua pembalap kami sebenarnya menunjukkan peningkatan dibanding kemarin. Veda menunjukkan performa kualifikasi yang sangat baik dengan finis kedelapan di Q2," kata Aoyama dikutip dari Akurat.co, Minggu (21/6/2026).

Mantan juara dunia kelas 250cc itu menilai penalti tersebut menjadi kerugian besar bagi tim.

"Sayangnya dia kembali menerima penalti karena slow riding. Ini sesuatu yang harus kami perbaiki karena kesalahan seperti ini merusak hasil akhir dan menciptakan situasi sulit yang sebenarnya tidak perlu terjadi," lanjutnya.

Veda pun tidak mencari alasan atas hukuman yang diterimanya. Pembalap bernomor 9 itu mengakui kesalahan tersebut dan menjadikannya sebagai pelajaran penting dalam proses adaptasinya di Kejuaraan Dunia Moto3.

"Waktu lap dan posisi kedelapan sebenarnya cukup positif. Tetapi saya melakukan kesalahan dengan slow riding dan kembali menerima penalti. Ini menjadi pelajaran penting karena membuat pekerjaan kami jauh lebih sulit untuk balapan besok," kata Veda.

Meski harus memulai balapan dari posisi ke-20, Veda tetap berusaha menjaga optimisme. Ia merasa memiliki kecepatan yang cukup kompetitif untuk bersaing dan memperbaiki posisinya saat balapan berlangsung.

Tantangan Honda Team Asia semakin berat karena rekan setim Veda, Zen Mitani, juga belum mampu tampil maksimal. Pembalap Jepang itu harus memulai balapan dari posisi ke-25 setelah gagal menembus persaingan di sesi kualifikasi.

Menjelang balapan utama, Aoyama meminta kedua pembalapnya tampil sabar dan cermat dalam menyusun strategi. Menurutnya, karakter Sirkuit Brno membuat aksi menyalip tidak mudah dilakukan sehingga setiap peluang harus dimanfaatkan secara maksimal.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
Reporter
Redaksi
A