PSSI Ajukan Naturalisasi Miliano Jonathans, Perkuat Lini Depan Garuda di Kualifikasi Piala Dunia 2026

AKURAT.CO SUMSEL Menjelang putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, PSSI kembali bergerak cepat dalam memperkuat komposisi Timnas Indonesia.
Kali ini, federasi mengajukan nama Miliano Jonathans, penyerang muda FC Utrecht asal Belanda, untuk menjalani proses naturalisasi.
Langkah ini diambil setelah Ole Romeny dipastikan absen akibat cedera, sehingga membuat lini depan Garuda berpotensi pincang menghadapi lawan-lawan berat seperti Arab Saudi dan Irak pada Oktober mendatang.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir secara langsung menyerahkan berkas naturalisasi Miliano Jonathans kepada Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, sebagai tindak lanjut agar proses bisa berjalan cepat.
“Dokumen naturalisasi Miliano Jonathans sudah kami serahkan. Usianya baru 21 tahun dan bermain di tim utama FC Utrecht. Ia kami proyeksikan bisa menambah amunisi serangan Timnas di putaran keempat nanti,” kata Erick, dikutip Sabtu (16/8/2025).
Baca Juga: Pemprov Sumsel Hapus Denda Pajak Kendaraan Menunggak
Miliano Jonathans dikenal sebagai penyerang serbaguna yang mampu bermain di posisi striker maupun sayap. Kehadirannya diharapkan bisa menambah opsi bagi pelatih Shin Tae-yong, yang sebelumnya kehilangan sosok target man setelah Romeny cedera.
Erick menegaskan bahwa naturalisasi bukan sekadar solusi instan, melainkan bagian dari proyek jangka panjang PSSI untuk membawa sepak bola Indonesia lebih kompetitif di kancah internasional.
“Ini adalah bagian dari upaya kita agar Garuda tidak hanya hadir di Asia Tenggara, tetapi bisa bersaing di level dunia,” ujarnya.
Menpora Dito Ariotedjo memastikan pihaknya mendukung penuh langkah PSSI dalam menambah kekuatan Timnas melalui jalur naturalisasi. Menurutnya, strategi ini harus sejalan dengan pembinaan pemain lokal agar sepak bola Indonesia tetap memiliki fondasi kuat.
“Pemerintah tentu mendukung, tapi kita juga ingin naturalisasi berjalan berdampingan dengan pembinaan usia muda. Dengan kombinasi keduanya, Timnas bisa punya masa depan lebih cerah,” kata Dito.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








