Jelang Idul Fitri, Pemprov Sumsel Intensifkan Operasi Pasar Murah untuk Antisipasi Lonjakan Harga Sembako

AKURAT.CO SUMSEL Pemprov Sumsel bersama Pemerintah Kabupaten/Kota intens menggelar Operasi Pasar Murah untuk mengantisipasi lonjakan harga sembako menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.
Hal ini diungkapkan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan, Agus Fatoni, dalam Apel Siaga Pengamanan Pasokan dan Harga Pangan Jelang Idul Fitri 1445 Hijriah di Halaman Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumsel, Palembang, Sumatera Selatan, Senin (1/4/2024).
Fatoni menjelaskan bahwa langkah tersebut tidak hanya bertujuan untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok, tetapi juga untuk mengendalikan inflasi.
Selain itu, diharapkan bahwa harga sembako di pasaran tetap terkendali menjelang akhir Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.
"Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bekerja sama dengan OPD terkait dan semua instansi yang ada secara intens menggelar pasar murah. Saat bulan Ramadhan, kita tingkatkan intensitasnya menjadi setiap hari, beserta dengan bazar Ramadhan. Semua ini kita lakukan untuk mengatasi inflasi selama bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Lebaran," ungkap Fatoni.
Fatoni menambahkan bahwa selama ini Pemerintah Provinsi Sumsel terus melakukan monitoring sehingga pengendalian terhadap harga kebutuhan pokok masyarakat tetap stabil.
Operasi pasar murah tersebut merupakan bagian dari Gerakan Pasar Murah Serentak se-Sumsel, yang dilaksanakan setiap hari Senin, Selasa, dan Kamis.
Pemprov Sumsel juga telah meluncurkan Gerakan Pengendalian Inflasi Serentak Se-Sumatera Selatan (GPISS) yang diikuti oleh seluruh Bupati/Walikota di Sumsel, Forkopimda, Pimpinan BUMD/BUMN, Perbankan, serta stakeholder terkait pada tanggal 29 Januari 2024.
Operasi Pasar Murah dilakukan bekerja sama dengan BUMD di Provinsi Sumatera Selatan dan instansi vertikal seperti BPKP, sebanyak 25 kali selama Bulan Januari hingga Maret 2024, setiap hari Senin, Selasa, dan Kamis menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1445 H.
Dalam kegiatan pasar murah tersebut, beberapa komoditas bahan pokok dijual dengan harga terjangkau, antara lain:
- Cabe merah Rp 5 ribu per 1/4 kg
- Bawang Merah Rp 9 ribu per 1/2kg
- Bawang Putih Rp 12 ribu per 1/2 kg
- Gula Pasir Rp 13 ribu/kg
- Minyak goreng Rp 13 ribu/kg
- Produk IKM/UKM berupa komoditas pangan lainnya.
Dengan adanya operasi pasar murah ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau menjelang Hari Raya Idul Fitri. *
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Bansos PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Aturan Jadwal, Besaran Nominal hingga Cara Cek Penerima
- 2Harga Karet Sumsel Tembus Rp41 Ribu per Kg, Petani Nikmati Kenaikan Tertinggi dalam Beberapa Tahun Terakhir
- 3Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2026 dengan Jam Tayang WIB
- 4Daftar Harga BBM Terbaru di Sumsel, Dexlite dan Pertamina Dex Turun Lagi
- 55 Tuntutan Mahasiswa dalam Demo di Bundaran HI Jakarta Hari Ini
- 6Jadwal Piala Dunia 2026: Qatar vs Swiss, Brazil Hadapi Maroko, hingga Haiti Tantang Skotlandia
- 7Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter
- 8Bansos BPNT Juni 2026 Cair Kapan? Ini Cara Cek Status Penerima, Nominal, dan Jadwal Pencairan
- 9Vivo S60 Series Resmi Meluncur, Usung Baterai 7.200mAh dan Layar 144Hz
- 10Cuaca Palembang Makin Terik, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Terasa Ekstrem









