Figur Jokowi Masih Berpengaruh Kuat, Bakal Jadi Rebutan Parpol Jelang Pilkada

AKURAT.CO SUMSEL Presiden Joko Widodo atau Jokowi dinilai masih memiliki magnet yang luar biasa dalam kontestasi politik sehingga akan menjadi rebutan oleh partai politik, usai dirinya tak lagi menjabat sebagai kepala negara.
Hal itu diungkapkan oleh Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN), Adib Miftahul. Ia menilai bahwa pengaruh Jokowi masih dibutuhkan partai politik guna mendongkel suara pada pilkada November mendatang.
"Walau dia sudah dua periode selesai, tapi magnetnya masih luar biasa dalam kontestasi politik, ini tak lain karena program kerja Jokowi, hubungan dia ke rakyat itu langsung, ini yang menandakan bahwa dia masih menjadi magnet yang luas biasa," ungkapnya, pada Senin (11/3/2024).
Baca Juga: Pj Gubernur Fatoni Dampingi Presiden Jokowi Buka Muktamar IMM XX di Palembang
Ditambahkan Adib, selama menjabat Jokowi mendapat kepuasan yang tinggi masyarakat. Hal itu pula sebagai salah satu yang menjadikan masyarakat masih menyukai Jokowi.
Jokowi juga dinilainya, memiliki daya tawar yang tinggi, karena berani bertentangan dengan PDIP.
Jokowi, lanjut dia, ditenggarai ikut berkontribusi memenangkan paslon nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Sehingga sosok Jokowi dinilai masih memiliki bargaining politik yang tinggi, terlebih lagi pasangan yang disupportnya tersebut menang.
Oleh karena itu, Adib menilai dengan approval rating di atas 70 persen, maka hal tersebut akan menjadi magnet parpol.
Adib meyakini Jokowi akan mencari partai baru untuk berlabuh. Belum lagi, santer beredar kabar yang menguat bahwa Jokowi akan merapat ke Golkar.
"Jika ditanya tentang kemungkinan pengambilalihan atau pindah partai, saya rasa ada banyak kemungkinan, karena figur Jokowi masih diminati," katanya. [ ]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









