Tidak Adanya Drainase, Kawasan Pasar Baru Tanjung Enim Tergenang Air Selutut

AKURAT.CO SUMSEL Diduga karena tidak adanya drainase, salah satu sisi di kawasan Pasar Baru Tanjung Enim digenangi air selutut orang dewasa, Sabtu, (29/6/2024).
Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa genangan air terjadi di bagian depan toko-toko penjual barang kelontongan.
Hujan yang mengguyur kawasan Tanjung Enim tadi malam menyebabkan air tidak bisa mengalir karena hilangnya drainase, sehingga menggenangi jalan.
Akibatnya, jalan tersebut tidak bisa dilintasi oleh pejalan kaki maupun kendaraan roda dua.
Hendro (37), salah satu pengunjung Pasar Baru, mengungkapkan bahwa kondisi jalan tergenang air ini membuat pengunjung merasa tidak nyaman.
"Dulu kawasan ini sudah ditata, ada selokan. Eh, malah bangunan maju terus ke bahu jalan, akhirnya selokan ditutup demi kepentingan pribadi. Namun berdampak buruk, akhirnya kalau hujan air bingung mau lari ke mana," katanya.
Ia juga menambahkan bahwa seharusnya pengelola pasar mengecek dan mengingatkan para pedagang agar tidak menutup drainase.
"Kalau seperti ini kan merugikan mereka sendiri. Yang beli ke toko-toko mereka jadi sepi karena jalan tidak bisa dilalui, sementara air tidak bisa mengalir karena tidak ada saluran air," ujarnya.
Baca Juga: Pegawai Koperasi di Palembang Ditemukan Tewas Terkubur Dicor, Pengamat: Pembunuhan Berencana
Hal senada juga diungkapkan Rahma (28), salah satu pedagang, yang mengaku bahwa kondisi ini selalu terjadi saat hujan turun.
"Karena tidak ada saluran airnya, ya airnya jadi seperti ini. Dan kedalamannya juga cukup tinggi. Tadi ada yang mencoba lewat pakai sepeda motor, tapi akhirnya motornya mogok karena airnya cukup dalam," katanya.
Rahma mengatakan tidak tahu bahwa di kawasan tersebut dulu ada drainase.
"Saya baru berjualan sekitar tiga tahun disini, tapi dari awal saya berjualan di sini toko-tokonya sudah seperti ini. Kalau menurut cerita orang dulu memang ada drainase, cuma saya tidak tahu adanya di mana, karena saat saya berjualan sudah tidak ada," ungkapnya.
Ia pun berharap pihak terkait membuat kembali drainase yang hilang agar banjir dadakan tersebut tidak terulang kembali.
"Ya kalau bisa dibuatkan kembali, jadi tidak banjir lagi seperti ini," harapnya.
Sementara itu, Faisal Yusuf, Kepala UPTD Pasar Tanjung Enim, saat dikonfirmasi belum memberikan jawaban. (Ika)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Daftar Tuntutan Demo Mahasiswa di Jakarta Hari Ini: Harga BBM, MBG dan KDMP Jadi Sorotan Utama
- 45 Ramalan Zodiak Hari Ini, Selasa 18 Agustus 2026: Ada yang Berpeluang Dapat Rezeki dan Kabar Baik
- 5Cara Mencairkan Bansos PKH dan BPNT Agustus 2026 Lewat Bank dan Kantor Pos
- 6Bianca Alessia Christabella Lantang, Putri Sulawesi Utara yang Dipercaya Membawa Baki Bendera Pusaka
- 7Update Terbaru Harga Emas Perhiasan Palembang, Naik atau Turun?
- 8Apakah Hari Ini 18 Agustus 2026 Libur? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun








