Sumsel

Viral Peserta Tes CPNS di NTB Mengalami Kaku Mendadak Hingga Dievakuasi Pakai Ambulans

Ali Rofi | 18 Oktober 2024, 14:56 WIB
Viral Peserta Tes CPNS di NTB Mengalami Kaku Mendadak Hingga Dievakuasi Pakai Ambulans

AKURAT.CO SUMSEL Sebuah peristiwa mengejutkan terjadi saat berlangsungnya tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Seorang peserta tes CPNS diketahui mengalami kondisi kaku yang membuatnya tidak dapat bergerak.

Video kejadian ini lantas viral di media sosial, terutama di platform TikTok, dengan lebih dari 5,3 juta penonton.

Salah satunya diungah oleh akun @husna75 pada Kamis, (17/10/2024).

Baca Juga: Tes CPNS Sumsel Diperketat! Barang Pribadi Wajib Dititip, Ada Screening Wajah

Pada video yang viral itu terlihat seorang wanita yang mengenakan baju putih dan celana hitam.

Dia tampak terdiam dalam posisi duduk dengan tubuh yang kaku dan hanya terlihat bisa mengedipkan matanya dengan posisi seidkit mendongak ke atas.

Setelah menyaksikan situasi yang mengkhawatirkan, petugas kesehatan dan polisi dengan sigap melakukan evakuasi.

Para petugas dan polisi kemudian bergegas memberikan pertolongan dengan membawa wanita tersebut ke rumah sakit menggunakan ambulans.

Dalam video, tampak seorang polisi berbicara kepada wanita tersebut dengan tenang, berusaha memberikan dukungan emosional sebelum evakuasi. Kemudian, wanita tersebut lantas dibawa ke dalam ambulans.

Sontak, kejadian ini memicu reaksi dari warganet yang menyaksikan video tersebut dan memberikan pendapat mereka di kolom komentar.

“oh yg kaya begini namanya psikosomatis ya aku beneran tidak tahu. Karena aku pernah nolongin orang bgini ,,aku kira dia kena setruk ringan, aku beneran tidak tau,” kata salah satu penguna di kolom komnetar

Panic attack itu woi.. pengalaman pribadi,” timpal penguna lainnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Ali Rofi
A