Kepala Lapas Perempuan Palembang Bantah Isu Kehamilan Lina Mukherjee, Tes Kehamilan Negatif

AKURAT.CO SUMSEL Kepala Lapas Perempuan Kelas II A Palembang, Ike Rahmawati, dengan tegas membantah isu yang beredar bahwa Lina Mukherjee saat ini sedang hamil dan mengandung anak Saipul Jamil.
"Informasi tersebut tidak benar. Bahkan pagi tadi kami melakukan pemeriksaan kesehatan dan tes kehamilan terhadap Lina, hasilnya negatif," kata Ike, Selasa (16/7/2024).
Isu kehamilan Lina Mukherjee menyebar luas setelah beberapa spekulasi muncul di media sosial.
Namun, Ike menjelaskan bahwa pihaknya telah memastikan dengan menanyakan langsung kepada Lina Mukherjee, dan Lina juga membantah klaim tersebut.
"Saya bertanya ke Lina dan ia tahu tentang isu tersebut dan hanya tertawa. Dia membantah kalau hamil dan juga bilang memang pernah ngomong begitu, tapi mungkin sudah lama sebelum masuk Lapas," ungkap Ike.
Selama menjalani masa tahanan, Lina aktif mengikuti berbagai kegiatan di Lapas, seperti membuat kerajinan tangan dan bantal.
Baca Juga: Sebelum Meninggal, Bella Sempat Titipkan Jemaah Haji Agar Sampai ke Muara Enim Dengan Selamat
"Lina ini selalu antusias dengan kegiatan-kegiatan yang ada disini dan juga orangnya aktif," tambah Ike.
Lina Mukherjee saat ini masih menjalani masa tahanan di Lapas Perempuan Kelas II A Palembang setelah divonis oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Palembang selama 2 tahun penjara dengan tambahan subsider selama 3 bulan.
"Kalau menurut masa tahanannya, kemungkinan Lina akan bebas pada Juni 2025 dan jika menjalani subsider, bisa sampai Oktober tahun depan. Tapi itu belum dipotong remisi dan lain-lain," jelas Ike.
Dokter Lapas Perempuan Kelas II A Palembang, Dr. Windy menambahkan bahwa pihaknya telah memeriksa kondisi kesehatan dan tes kehamilan kepada Lina Mukherjee, dan hasilnya negatif.
"Kami telah melakukan pemeriksaan kesehatan ulang dan bahkan melakukannya lagi tadi pagi, dia baik-baik saja. Hasil testpack-nya juga negatif," katanya. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









