Diduga Hina Sultan Abal-Abal, Warga Palembang Dikeroyok 10 Pria di Jalan Torpedo

AKURAT.CO SUMEL Seorang pria bernama Edwin Syarif (52), warga Lorong Hijrah, Kecamatan Seberang Ulu I Palembang, menjadi korban pengeroyokan brutal yang diduga dilakukan oleh sekitar 10 orang pria.
Salah satu terduga pelaku disebut-sebut bernama Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin.
Akibat insiden tersebut, Edwin mengalami luka serius di beberapa bagian tubuh, antara lain luka di pipi, memar di tangan kanan, pelipis kiri yang bengkak, serta lecet di batang hidung.
Ia mengaku diserang secara tiba-tiba setelah sebelumnya dijemput oleh sekelompok orang yang mengaku dari Polda Sumatera Selatan.
Peristiwa pengeroyokan itu terjadi pada Minggu siang, 20 April 2025, sekitar pukul 14.00 WIB, di sebuah rumah di kawasan Jalan Torpedo, Kecamatan Kemuning, Palembang.
Edwin yang baru saja membuat laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang pada Minggu malam, membeberkan kronologi kejadian kepada awak media.
Baca Juga: Harga Emas Turun di Pegadaian per 21 April 2025, Saat Tepat Borong Antam dan UBS!
“Awalnya saya dijemput pakai mobil oleh beberapa orang yang mengaku dari Polda, katanya saya diminta klarifikasi soal pernyataan saya di media sosial,” ujar Edwin, Senin (21/4/2025).
Namun sesampainya di lokasi, pria yang mengaku sebagai Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin langsung memukulnya, disusul oleh beberapa pria lainnya yang ikut melakukan aksi kekerasan tersebut.
Beruntung, aparat dari Polsek Kemuning tiba di lokasi dan segera mengamankan Edwin dari amukan massa. Korban pun langsung melaporkan kejadian itu ke Polrestabes Palembang, dengan dugaan pengeroyokan oleh Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin dan rekan-rekannya.
Edwin menyebut bahwa insiden ini berawal dari komentarnya di media sosial, yang mempertanyakan keabsahan gelar Sultan yang digunakan oleh terlapor.
Ia menantang agar terlapor membuktikan garis keturunannya dengan menunjukkan benda-benda peninggalan seperti keris atau pusaka lain dari Sultan Mahmud Badaruddin I.
“Saya cuma minta bukti agar masyarakat tahu kalau dia benar Sultan. Jangan sampai Palembang malu, kalau ternyata gelarnya tidak bisa dipertanggungjawabkan. Tapi mungkin dia tersinggung, makanya saya dikeroyok,” jelasnya. (Deny Wahyudi)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
- 4PKH Tahap 3 Cair Agustus 2026, Cek Penerima Cukup Pakai NIK KTP
- 5Jadwal Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Plaza 7 Ulu Palembang
- 6Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 15 Agustus 2026
- 7Balasan Menohok Iran Usai Trump Nyatakan Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Milik AS
- 8Video Pengeroyokan Pelajar Beredar, Polisi Cek TKP di Demang Lebar Daun Palembang
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun







