Imbas BBM Eceran Rp15 Ribu per Liter, Tarif Speedboat Naik hingga Ratusan Ribu

AKURAT.CO SUMSEL Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) eceran mulai berdampak pada tarif transportasi air di Kota Palembang.
Sejumlah operator speedboat yang melayani rute dari Dermaga Pasar 16 Ilir terpaksa menaikkan tarif karena biaya operasional semakin tinggi.
Pengemudi speedboat mengaku kesulitan memperoleh BBM bersubsidi, sehingga mereka memilih membeli Pertalite secara eceran dengan harga yang jauh lebih mahal dibandingkan harga resmi di SPBU.
Salah seorang pengemudi speedboat, Danang (55), mengatakan harga Pertalite eceran yang dibelinya dari penjual di sepanjang Sungai Musi kini mencapai Rp15 ribu per liter. Padahal sebelumnya ia masih bisa mendapatkannya sekitar Rp12 ribu per liter.
Menurutnya, kenaikan harga tersebut membuat biaya operasional meningkat sehingga penyesuaian tarif tidak dapat dihindari.
"Kalau beli di pengecer sekarang Rp15 ribu per liter. Dulu masih sekitar Rp12 ribu, jadi mau tidak mau tarif ikut naik," katanya, Sabtu (27/6/2026).
Baca Juga: Daftar Ulang SPMB Sumsel Gelombang II Berakhir 30 Juni, Calon Siswa Diminta Segera Lapor Diri
Saat ini, tarif speedboat menuju wilayah Banyuasin, seperti Jalur 1 hingga Jalur 30, Makarti Jaya, Karang Agung, Air Salek, dan Muara Telang, dipatok mulai Rp80 ribu per penumpang.
Sementara rute menuju wilayah Musi Banyuasin, seperti Jalur Sembilang dan Muara Kelang, mencapai sekitar Rp200 ribu.
Adapun perjalanan menuju sejumlah wilayah di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dikenakan tarif berkisar Rp250 ribu hingga Rp300 ribu, tergantung jarak tempuh.
Pengemudi lainnya, Sakin, mengatakan besaran tarif memang disesuaikan dengan tujuan perjalanan. Semakin jauh rute yang ditempuh, semakin besar biaya yang harus dibayarkan penumpang.
Ia menjelaskan, persoalan utama bukan karena harga BBM bersubsidi naik, melainkan sulitnya memperoleh Pertalite dan solar melalui jalur resmi.
Untuk membeli BBM dalam jumlah besar menggunakan drum diperlukan izin khusus, sehingga sebagian besar pengemudi memilih membeli BBM eceran meski harganya lebih mahal.
Di sisi lain, kenaikan tarif belum banyak dikeluhkan penumpang. Maryam, salah seorang penumpang tujuan Muara Telang, Banyuasin, mengaku tetap memilih menggunakan speedboat karena dinilai lebih cepat dibandingkan moda transportasi lainnya.
Menurutnya, tarif perjalanan yang kini mencapai sekitar Rp170 ribu masih sebanding dengan waktu tempuh yang lebih singkat, meski sebelumnya ia hanya membayar sekitar Rp150 ribu.
Meski demikian, ia berharap pemerintah dapat mempermudah akses BBM bagi pengemudi speedboat agar biaya operasional menurun dan tarif angkutan air kembali normal sehingga lebih terjangkau bagi masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
- 4PKH Tahap 3 Cair Agustus 2026, Cek Penerima Cukup Pakai NIK KTP
- 5Jadwal Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Plaza 7 Ulu Palembang
- 6Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 15 Agustus 2026
- 7Balasan Menohok Iran Usai Trump Nyatakan Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Milik AS
- 8Video Pengeroyokan Pelajar Beredar, Polisi Cek TKP di Demang Lebar Daun Palembang
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun





