Gunung Lewotobi Laki-laki Flores Erupsi Dahsyat, Hujan Abu dan Kerikil Melanda Pemukiman

AKURAT. CO SUMSEL - Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores kembali mengalani erupsi dahsyat pada Selasa (17/6/2025).
Letusan terjadi sekitar pukul 17.35 WITA dan mengejutkan warga sekitar.
Bahkan letusan dahsyat itu dikabarkan terlihat hingga ke Kupang.
Berdasarkan data Pos Pengamatan Gunung Api (PGA), letusan kali ini memunculkan kolom abu tebal yang membumbung tinggi hingga sekitar 10.000 meter di atas puncak permukaan laut.
Data ini diambil Selasa (17/6/2025) sekitar pukul 18.14 WITA.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Hari Ini, Sebagian Sumsel Dilanda Hujan Ringan
Hujan Abu dan Kerikil Melanda Pemukiman
Erupsi dahsyat gunung Lewotobi Laki-kali ini membuat warga di sekitar panik.
Tak hanya karena suara gemuruh dan ledakan yang menggelegar, tetapi juga karena hujan abu dan kerikil yang mulai melanda pemukiman.
Baca Juga: Lahan Gambut Luas, Karhutla Jadi Ancaman Serius di OKI
Suasana di desa lereng Gunung Lewotobi dilaporkan tampak gelap gulita pada sore hari.
Sementara Kepala Desa Pululera, Paulus Sanga Tukan, mengatakan warganya terjebak di desa karena hujan abu dan kerikil mengguyur wilayah itu.
Baca Juga: Gubernur Sumsel Warning Perusahaan Perkebunan Soal Kendaraan Overload dan Pajak Kendaraan
Respon Resmi dari PVMBG
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) merilis sejumlah imbauan dan rekomendasi kepada masyarakat dan pemerintah daerah terkait erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki:
1. Warga dan wisatawan diminta tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 kilometer dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki
2. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, mengikuti arahan pemerintah daerah, dan tidak mudah percaya pada isu-isu yang tidak jelas sumbernya
3. Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki diminta waspada terhadsp potensi banjir lahar hujan, terutama di daerah-daerah seperti Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote, jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi
4. Warga yang terdampak hujan abu diminta mengenakan masker atau penutup hidung dan mulut untuk menghindari dampak buruk abu vulkanik terhadap sistem pernapasan
Baca Juga: Sriwijaya FC Rekrut Talenta Muda Eks Timnas, Rendy Juliansyah dan Sutan Zico Perkuat Lini Serang
5. Pemerintah daerah diminta terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, serta dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung
6. PVMBG menyatakan akan terus berkoordinasi dengan BPBD Provinsi NTT dan Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana (Satlak PB) setempat untuk menyampaikan informasi terkini mengenai aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.






