Gunung Lewotobi Meletus, Ribuan Warga Mengungsi hingga Janji Pemerintah Bangun Hunian Tetap Korban Erupsi

AKURAT. CO SUMSEL - Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores erupsi pada Kamis (20/3) malam.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan status Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur naik dari level III (Siaga) ke level IV atau Awas seiring dengan peningkatan aktivitas vulkanik.
Berdasarkan data yang diterima BNPB, sejak 13 hingga 20 Maret 2025 tercatat terjadi peningkatan jumlah gempa vulkanik serta kolom erupsi yang mencapai ketinggian 2.500 meter dari puncak.
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah dan Shalat Subuh Kota Palembang Sabtu 22 Ramadhan 1446 H
Lalu, pada 20 Maret pukul 22.56 WITA, letusan besar terjadi, disertai suara dentuman yang terdengar hingga Larantuka dan Maumere.
4000 Lebih Warga Mengungsi Akibat Erupsi
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Mayjen Suharyanto, mengatakan lebih dari 4000 orang warga mengungsi akibat erupsi gunung Lewotobi Laki-laki.
Baca Juga: Polda Sumsel Kerahkan 3.404 Personel untuk Amankan Arus Mudik Lebaran 2025
Suharyanto menyebutkan Gunung Lewotobi Laki-Laki sudah tiga kali berstatus awas dalam rentang 2024-2025.
Letusan yang baru terjadi semalam membuat kesiapsiagaan masyarakat meningkat.
Dua warga luka bakar
Baca Juga: Jelang Lebaran, Bandara SMB II Palembang Tambah 121 Penerbangan Antisipasi Lonjakan Penumpang
Kepala Dinas Kominfo Flores Timur, Herry Lamawuran mengungkapkan dua warga mengalami luka bakar akibat terkena pasir dan kerikil panas yang dimuntahkan Gunung Lewotobi Laki-laki.
Dua warga tersebut dilaporkan sedang tidur di kebun saat terjadi letusan besar.
Keduanya pun harus menjalani perawatan di Puskesmas dan RSUD Larantuka Hedrikus Fernandes dan Puskesmas Lewolaga.
Baca Juga: Diduga Korsleting Listrik, Rumah Kayu di Gandus Palembang Hangus Terbakar
16 Penerbangan Internasional dari dan menuju Bali batal imbas erupsi
Sebanyak 16 penerbangan internasional dari dan ke Bali melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, dibatalkan akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki.
Pembatalan dilakukan demi keselamatan dan keamanan penumpang.
Baca Juga: Jelang Idul Fitri, PLN UID S2JB Pastikan Pasokan Listrik Aman dan Stabil
Sementara itu, pihak maskapai juga telah memberitahukan kepada para penumpang melalui email dan memberikan pilihan pengembalian dana (refund), penjadwalan ulang (reschedule), atau pengaturan rute ulang (re-route) terkait pembatalan penerbangan ini.
Pemerintah Bakal Bangun Hunian Tetap Korban Erupsi Gunung Lewotobi
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan Pemerintah bakal menyiapkan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, NTT.
Baca Juga: Pembukaan Wisata Tower Jembatan Ampera Tertunda, Pemkot Palembang Masih Tunggu Izin
Pratikno mengatakan, Pemerintah berupaya menuntaskan persoalan lahan hingga akses jalan untuk pembangunan huntap.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala BNPB Letjen Suharyanto mengatakan pihaknya telah menyiapkan penambahan hunian sementara (huntara) bagi warga korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.
Huntara tersebut dikatakan mampu menampung 450 KK.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Daftar Tuntutan Demo Mahasiswa di Jakarta Hari Ini: Harga BBM, MBG dan KDMP Jadi Sorotan Utama
- 45 Ramalan Zodiak Hari Ini, Selasa 18 Agustus 2026: Ada yang Berpeluang Dapat Rezeki dan Kabar Baik
- 5Cara Mencairkan Bansos PKH dan BPNT Agustus 2026 Lewat Bank dan Kantor Pos
- 6Bianca Alessia Christabella Lantang, Putri Sulawesi Utara yang Dipercaya Membawa Baki Bendera Pusaka
- 7Apakah Hari Ini 18 Agustus 2026 Libur? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 8Update Terbaru Harga Emas Perhiasan Palembang, Naik atau Turun?
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun








