Sumsel

Gunung Lewotobi Meletus, Ribuan Warga Mengungsi hingga Janji Pemerintah Bangun Hunian Tetap Korban Erupsi

St Shofia Munawaroh | 22 Maret 2025, 08:00 WIB
Gunung Lewotobi Meletus, Ribuan Warga Mengungsi hingga Janji Pemerintah Bangun Hunian Tetap Korban Erupsi

AKURAT. CO SUMSEL - Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores erupsi pada Kamis (20/3) malam.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan status Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur naik dari level III (Siaga) ke level IV atau Awas seiring dengan peningkatan aktivitas vulkanik.

Berdasarkan data yang diterima BNPB, sejak 13 hingga 20 Maret 2025 tercatat terjadi peningkatan jumlah gempa vulkanik serta kolom erupsi yang mencapai ketinggian 2.500 meter dari puncak.

Baca Juga: Jadwal Imsakiyah dan Shalat Subuh Kota Palembang Sabtu 22 Ramadhan 1446 H

Lalu, pada 20 Maret pukul 22.56 WITA, letusan besar terjadi, disertai suara dentuman yang terdengar hingga Larantuka dan Maumere.

4000 Lebih Warga Mengungsi Akibat Erupsi

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Mayjen Suharyanto, mengatakan lebih dari 4000 orang warga mengungsi akibat erupsi gunung Lewotobi Laki-laki. 

Baca Juga: Polda Sumsel Kerahkan 3.404 Personel untuk Amankan Arus Mudik Lebaran 2025

Suharyanto menyebutkan Gunung Lewotobi Laki-Laki sudah tiga kali berstatus awas dalam rentang 2024-2025.

Letusan yang baru terjadi semalam membuat kesiapsiagaan masyarakat meningkat.

Dua warga luka bakar

Baca Juga: Jelang Lebaran, Bandara SMB II Palembang Tambah 121 Penerbangan Antisipasi Lonjakan Penumpang

Kepala Dinas Kominfo Flores Timur, Herry Lamawuran mengungkapkan dua warga mengalami luka bakar akibat terkena pasir dan kerikil panas yang dimuntahkan Gunung Lewotobi Laki-laki.

Dua warga tersebut dilaporkan sedang tidur di kebun saat terjadi letusan besar.

Keduanya pun harus menjalani perawatan di Puskesmas dan RSUD Larantuka Hedrikus Fernandes dan Puskesmas Lewolaga.

Baca Juga: Diduga Korsleting Listrik, Rumah Kayu di Gandus Palembang Hangus Terbakar

16 Penerbangan Internasional dari dan menuju Bali batal imbas erupsi

Sebanyak 16 penerbangan internasional dari dan ke Bali melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, dibatalkan akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki.

Pembatalan dilakukan demi keselamatan dan keamanan penumpang.

Baca Juga: Jelang Idul Fitri, PLN UID S2JB Pastikan Pasokan Listrik Aman dan Stabil

Sementara itu, pihak maskapai juga telah memberitahukan kepada para penumpang melalui email dan memberikan pilihan pengembalian dana (refund), penjadwalan ulang (reschedule), atau pengaturan rute ulang (re-route) terkait pembatalan penerbangan ini.

Pemerintah Bakal Bangun Hunian Tetap Korban Erupsi Gunung Lewotobi

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan Pemerintah bakal menyiapkan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, NTT.

Baca Juga: Pembukaan Wisata Tower Jembatan Ampera Tertunda, Pemkot Palembang Masih Tunggu Izin

Pratikno mengatakan, Pemerintah berupaya menuntaskan persoalan lahan hingga akses jalan untuk pembangunan huntap.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BNPB Letjen Suharyanto mengatakan pihaknya telah menyiapkan penambahan hunian sementara (huntara) bagi warga korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.

Huntara tersebut dikatakan mampu menampung 450 KK. 

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.