Arif Andriawan Akan Dites Kejiwaan Oleh Polisi Karena Hinda Pendukung Palestina

AKURAT.CO SUMSEL Arif Andriawan, seorang pria dari Rajeg, Kabupaten Tangerang, yang membuat video di mana dia menyebut pendukung Palestina "tidak ada otak", ditangkap oleh polisi. Polisi akan melakukan pemeriksaan kejiwaan Arief.
"Rencananya memang akan di tes, yang bisa menjawab itu dari dokter kejiwaaan. Kalau kami tidak bisa," ujar Kapolsek Rajeg, Iptu Hajaji, Sabtu (4/11/2023).
Hajaji mengatakan bahwa Arif melantur saat ditanya oleh penyidik tentang pembuatan video tersebut.
Maka dari itu tes kejiwaan harus dilakukan. Saat ini, Arif masih diperiksa oleh pihak kepolisian.
"Kalau ditanya bahasanya memang gak nyambung, 'Saya mau buat kapal helikopter yang nyelam mau kesana' katanya mau nemuin presiden disana secara langsung mau mempersatukan biar perang terus katanya," ungkap Hajaji.
Baca Juga: Empat Warga Negara Indonesia Berhasil Dibawa Dievakuasi dari Gaza, Menlu: Prosesnya Tidak Mudah
Sebelumnya, Arief telah melakukan klarifikasi permohonan maaf atas video yang dibuat olehnya.
"Tujuan saya bikin video klarifikasi ini atas permohonan maaf karena video yang viral karena saya mendukung Israel," ujarnya dalan video klarifikasi.
Arif mengatakan bahwa tujuannya membuat video tersebut adalah untuk menyatukan kedua negara agar perang tidak berlarut-larut.
Namun, kenyataannya di media sosial berbeda dengan ucapannya itu. Dia juga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh videonya.
"Tujuan saya baik, tujuan saya adalah untuk menghindari perang dengan menyatukan kedua negara. Mohon maaf sebesar-besarnya," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









